Mantan Bos Honda Coba Ungkap Kekuatan Utama Marquez

ROMA (KRjogja.com) – Sejak melakoni debut di kelas MotoGP pada musim 2013, Marc Marquez memang langsung menjelma sebagai pembalap papan atas di dunia. Bahkan lebih hebatnya lagi, ia mampu langsung menjadi juara dunia pada musim debutnya di MotoGP.

Setelahnya tercatat pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut mampu meraih tiga gelar juara dunia tambahan. Yang mana teranyar Marquez raih ketika tampil begitu imperesif sepanjang kejuaraan dunia MotoGP musim 2017.

Lorenzo Fokus Perbaiki Performa ketimbang Pikirkan Masa Depan Bersama Ducati
Baca Juga: 4 Penampilan Terkini Marquez di MotoGP Argentina, Potensi Kemenangan Tahun Ini

Dominasi Marquez di kejuaraan dunia MotoGP nampaknya bakal berlanjut pada musim ini. Terlebih setelah dirinya mampu mengklaim podium kedua pada seri perdana MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Losail beberapa waktu lalu.

Marquez sendiri sejatinya nyaris keluar sebagai juara MotoGP 2018 Qatar, setelah berhasil menyalip pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, pada tikungan terakhir. Namun Dovizioso mampu membalasnya beberapa saat sebelum keduanya menyentuh garis finis.

Sejumlah catatan manis tersebut memang membuat para pengamat bertanya-tanya tentang apa yang menjadi kekuatan utama Marquez sebagai pembalap. Pasalnya apa yang dimiliki Marquez, sejatinya dimiliki hampir seluruh pembalap MotoGP saat ini.

Mengetahui kondisi tersebut membuat mantan Direktur Komunikasi Tim Honda, yakni Livio Suppo, memberikan komentarnya. Menurut Suppo, kekuatan utama yang dimiliki Marquez ada pada karakter pantang mengeluh yang dimiliki oleh pembalap asal Spanyol tersebut.

“Marc Marquez memang seorang pembalap yang spesial. Kelebihan terbesar Marc adalah karakter yang dimilikinya. Marc tak pernah mengeluh lebih dari semenit, karena ia memang mempunyai karakter positif,” ungkap Suppo, seperti dirangkum dari AS, Jumat (30/3/2018).

“Apabila dilihat dari usianya, ia bisa jadi anak saya. Akan tetapi justru dialah yang mengajari saya untuk selalu berpikir positif. Ia tak pernah bersikap berlebihan ketika tengah menghadapi masalah, meski masih muda, sukses dan kaya raya,” tutup pria asal Italia tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI