Manuver Brilian Dovizioso Berakhir Juara

SPIELBERG, KRJOGJA.com – Manuver brilian Andrea Dovizioso terhadap Marc Marquez di tikungan terakhir pada putaran penutup MotoGP Austria 2019 menuai pujian. Pembalap Mission Winnow Ducati itu mengakui daya cengkeram ban yang lebih baik, menjadi kunci di balik manuver brilian tersebut.

Andrea Dovizioso nyaris mengakhiri balapan di posisi kedua setelah menguntit Marc Marquez sepanjang lomba. Pembalap berusia 33 tahun itu dengan sabar menanti momen untuk menyalip The Baby Alien dan berusaha menjaga tingkat keausan ban. Taktik tersebut akhirnya berbuah manis dengan keberhasilan menyalip juara dunia MotoGP 2018 itu pada tikungan terakhir. Andrea Dovizioso mengakui, daya cengkeram ban yang lebih baik, memunculkan perasaan bagus serta kepercayaan diri untuk menyalip.

“Saya tidak melaju secepat Marc (Marquez), tetapi punya daya cengkeram lebih bagus. Saya butuh strategi yang bagus untuk menempelnya dengan ketat karena kelemahan tersebut,” ucap Andrea Dovizioso, mengutip dari Crash, Senin (12/8/2019).

“Kesempatan muncul di tikungan terakhir karena daya cengkeram ban sebelah kanan Marquez tidak sama dengan saya. Sebetulnya saya tidak menyiapkan manuver itu, tetapi pada tikungan sembilan saya melaju dengan sempurna, sehingga memutuskan menyalip di belokan terakhir,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.

Tambahan 25 poin itu membuat Andrea Dovizioso memperkecil jaraknya dengan Marc Marquez di papan klasemen. Pun begitu, selisih kedua pembalap terlalu lebar, yakni 58 angka dengan pria asal Spanyol itu menguasai pucuk berbekal 230 poin.

 

BERITA REKOMENDASI