Marquez Akui Sempat Kesulitan di GP Aragon

Editor: KRjogja/Gus

ARAGON (KRjogja.com) – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tak memiliki feeling yang bagus saat mengaspal di seri Aragon. Namun ia berhasil keluar sebagai juara pada balapan pada Minggu 24 September 2017.

Marquez berhasil membuktikan dirinya sebagai rider andal. Sejatinya ia mengawali balapan dari urutan lima. Perlahan tapi pasti juara bertahan MotoGP 2016 itu mampu melewati para pesaingnya yakni Jorge Lorenzo (Ducati Corse) yang tampil menggebrak di awal.

Sukses meraih kemenangan di Aragon membuat Marquez mencetak rekor. Secara keseluruhan, dirinya sukses keluar sebagai yang tercepat sebanyak empat kali. Itu terjadi pada 2011 (Moto2), 2013, 2016 dan 2017.

Meski demikian, The Baby Alien –julukan Marquez- mengaku tak menjalani balapan yang mudah. Maklum saat mengikuti sesi kualifikasi dirinya sempat terjatuh di tikungan ke-12.

Berkat memiliki pengalaman dan juga belajar dari kegagalan, Marquez berhasil tampil cemerlang. Lantas kemenangan yang diraih di GP Aragon dipersembahkan untuk para pendukungnya.

“Ini merupakan balapan yang sulit. Pada awalnya saya tidak punya feeling yang bagus. Saya mencoba bangkit hingga di bagian terakhir balapan, saya tidak merasa hebat. Saya berjuang lebih dari tahun-tahun lalu. Kemenangan ini saya persebambahkan untuk para fans,” ujar Marquez mengutip dari Crash, Senin (25/9/2017).

Keluar sebagai juara satu di Aragon membuat posisi Marquez semakin kukuh di puncak klasemen sementara MotoGP. Ia mengoleksi 224 poin, diikuti Andrea Dovizioso di urutan kedua dengan 204 angka. (*)

BERITA REKOMENDASI