Marquez Ingin Balapan dengan Gaya Baru di MotoGP 2018

CERVERA (KRjogja.com) – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku ingin fokus untuk menjalani kompetisi MotoGP 2018. Maklum saja di 2017, Marquez harus mendapatkan perlawanan ketat untuk bisa memenangkan gelar juara keempatnya di kelas tertinggi MotoGP itu.

Marquez harus memastikan gelar juara di seri terakhir MotoGP Valencia yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo. Saat itu, Marquez memiliki peluang yang sama dengan pembalap milik Tim Ducati Corse.

Dengan pengalaman tersebut, Marquez memiliki sejumlah resolusi untuk bisa diterapkan di musim mendatang. Pembalap yang memiliki julukan The Baby Alien itu mengaku ingin menambah kecepatannya saat menunggangi motor RC213V –nama motor Honda.

Selain itu, Marquez juga ingin menggurangi kegagalannya untuk dalam hal terjatuh. Maklum saja, pembalap asal Spanyol itu harus merasakan dua kali mendarat di gravel dan satu kegagalan lainnya akibat masalah pada mesinnya.

Dengan hal itu, Marquez ingin mengubah sedikit gaya balapannya untuk meminimalisasi kesalahannya saat race berlangsung. Sehingga ia berharap bisa kembali mempertahankan gelar juaranya di MotoGP 2018.

“Ini adalah sesuatu yang ingin saya ubah. Karena ini sangat berbahaya karena jika Anda sakit hati, Anda akan kehilangan balapan pada hari Minggu. Saya ingin menemukan gaya lain untuk melaju dengan cepat dan memenangkan balapan,” ujar Marquez, mengutip dari Marca, Selasa (26/12/2017).

“Tapi saat ini saya nyaman dengan gaya balapan ini. Motor Honda memang membuat saya gugup karena setiap ada kesalahan, selalu membuat saya terjatuh. Tahun depan saya ingin merasakan sedikit rasanya terjatuh dan menjaga kecepatan saya di motor,” tambah pembalap berusia 24 tahun itu.

Musim lalu, Marquez harus sedikit terseok-seok untuk memastikan gelar juaranya. Maklum saja, selain mendapatkan hadangan dari Dovizioso, The Baby Alien juga harus mewaspadai pembalap milik Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales.

Vinales berhasil mengakuisisi kemenangan di dua balapan pertama yakni Qatar dan Argentina. Namun beruntung bagi Marquez, Vinales sedikit mmeiliki masalah saat di paruh kedua musim 2017 dengan tunggangannya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI