Marquez Tak Keberatan Belasan Kali Jatuh demi Gelar Juara

CERVERA, KRJOGJA.com – Determinasi tinggi merupakan ciri khas dari seorang Marc Marquez. Pembalap kelahiran Cervera, Spanyol, itu mengaku tidak ragu apabila harus terjatuh 18 kali dalam 18 seri MotoGP setiap tahunnya demi merebut gelar juara di akhir musim.

Perlu diketahui, Marc Marquez merupakan pembalap yang paling sering terjatuh di MotoGP 2018 dengan 23 kali. Angka tersebut memang menurun dibandingkan rekornya pada 2017 yang mencapai 27 kali terjatuh.

Pembalap berusia 25 tahun itu mengaku selalu bisa merasakan bahwa dirinya akan segera terjatuh dari motor. Namun, dia tidak mau berhenti ketika sudah mencapai batas karena tidak ingin ada pembalap lain yang bisa mencatatkan waktu lebih cepat.

“Terkadang, saya sadar beberapa saat sebelum terjatuh. Anda tahu sudah melewati batas, tetapi tidak berhenti melaju karena akan ada pembalap lain yang lebih cepat. Saya harus bisa mengontrol diri pada titik itu, bahkan lebih penting daripada mengetahui batas diri,” ujar Marc Marquez, dinukil dari Tuttomotoriweb, Sabtu (15/12/2018).

“Pengalaman akan banyak membantu saya dalam hidup dan di atas lintasan. Akan tetapi, setiap tahun berbeda. Jika saya harus membalap 18 kali, saya rela jatuh 18 kali demi menjadi juara dunia,” imbuh juara dunia lima kali kelas MotoGP tersebut.

Marc Marquez kini sedang menjalani pemulihan usai melakukan operasi pada bahu kirinya beberapa waktu lalu. Ia berpacu dengan waktu agar bisa pulih sebelum tes pramusim MotoGP 2019 yang akan dilakukan di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada Februari mendatang.  (*)

 

BERITA REKOMENDASI