Marquez Ungkap Masa-Masa Tersulit Menjadi Pembalap

SPIELBERG, KRJOGJA.com – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tercatat telah menjadi juara dunia sebanyak tujuh kali. Kendati demikian, untuk bisa meraih kesuksesan tersebut, Marquez tak mendapatkannya dengan mudah. Pria berpaspor Spanyol itu pun mengungkapkan masa-masa sulit yang dialaminya sebagai seorang pembalap.

Marquez membeberkan bahwa masa-masa sulit yang dialaminya pertama kali sebagai seorang pembalap adalah pada pengujung musim 2011. Kala itu Marquez berlaga di kelas Moto2 dan tengah berjuang meraih gelar juara dunia keduanya.

Kendati demikian, Marquez justru mengalami kecelakaan dan mendapatkan cedera. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut menjelaskan bahwa saat itu ia telah mendatangi delapan dokter dan kondisi itu menghancurkannya secara mental.

Tidak berhenti sampai di situ, pada musim 2013 Marquez mengalami trauma karena kecelakaan fatal yang didapatnya di Mugello. Akan tetapi, pada akhirnya Marquez mampu bangkit dan menjadi pembalap yang tangguh seperti sekarang.

“Cedera pada musim 2011/2012 telah menjadi momen tersulit dalam karier olahraga saya sejauh ini. Saya sudah menemui delapan dokter, secara mental menghancurkan saya. Saya tidak pernah berpikir saya akan balapan lagi,” beber Marquez, mengutip dari Tutto Motori Web, Sabtu (10/8/2019).“Ketika Anda jatuh di kecepatam 350 km/jam Anda hanya berpikir untuk segera bangun, tidak ada yang suka jatuh. Kecelakaan terburuk adalah di Mugello pada 2013, itu adalah satu-satunya saat saya takut untuk kembali ke motor setelah itu," lanjut Marquez.

 

 

BERITA REKOMENDASI