Meski Binder Menang, Zarco Tak Menyesal Tinggalkan KTM

BRNO, KRJOGJA.com – Pembalap Tim Reale Avintia Gresini, Johann Zarco, menegaskan dirinya tak menyesal telah meninggalkan KTM pada pertengahan musim lalu. Hal itu disampaikan, meski KTM baru-baru ini berhasil menunjukkan hal positif dengan memetik kemenangan di MotoGP Republik Ceko 2020.

Kemenangan itu didapat KTM lewat penampilan pembalap debutannya, Brad Binder. Pembalap berpaspor Afrika Selatan itu menyegel kemenangan setelah finis dengan catatan waktu 41 menit 38,764 detik.

Hasil ini tentu saja menjadi sangat berarti bagi KTM. Binder mencatatkan namanya sebagai pembalap pertama yang mempersembahkan kemenangan kepada KTM. Sebelumnya, pencapaian terbaik KTM hanyalah naik di podium ketiga yang didapat Pol Espargaro pada MotoGP Valencia 2018.

Mendapati peningkatan besar yang terdapat pada kinerja motor KTM hingga berhasil bersaing memperebutkan kemenangan, Zarco pun memberi komentar. Pembalap asal Prancis itu menyatakan turut senang melihat keberhasilan yang diraih mantan timnya.

Sebab, Zarco sendiri menyadari tak mampu melakukan hal tersebut saat dirinya berada di KTM. Karena itu, ia senang ketika mantan timnya itu telah berhasil menemukan seorang pembalap yang tepat dan bisa membawa mereka meraih kesuksesan.

Tetapi, Zarco menegaskan pencapaian manis KTM tak membuatnya menyesal telah pergi dari sana musim lalu. Sebab, ia merasa nyaman kini membalap bersama Ducati. Hal itu pun telah dibuktikannya dengan menaiki podium ketiga di MotoGP Republik Ceko 2020.

“Brad (Binder) melakukan pekerjaan yang tidak bisa saya lakukan tahun lalu dan saya senang untuknya dan KTM. Tidak ada penyesalan sama sekali, haruskah saya lebih sabar atau tidak? Tidak, tahun lalu saya berjuang untuk melakukan langkah untuk diri saya sendiri,” ujar Zarco, sebagaimana dikutip dari Crash, Selasa (11/8/2020).

“Keputusan besar untuk mendapatkan kebebasan dan setuju dengan diri saya sendiri, karena saya mendapatkan uang untuk melakukan sesuatu dan saya tidak setuju dengan itu. Saya harus jujur ??dengan KTM, memberi tahu mereka saya tidak ingin melakukan ini,” lanjutnya.

“Saya lebih memilih berhenti daripada melakukannya dengan buruk, jadi ini merupakan langkah besar, tetapi ketika saya mendapatkan Ducati lagi, saya mendapat perasaan yang berbeda. Mungkin sedikit lebih perasaan yang saya miliki di Moto2, tapi motor memberi saya kepercayaan diri lebih,” tukas Zarco.

BERITA REKOMENDASI