Mobil Formula UNY Berkekuatan 46 Tenaga Kuda

MOBIL tipe ketiga yang dimiliki Garuda UNY, tidak lain adalah mobil formula. Biasa diturunkan dalam Student Formula Japan (SJF) di Shizouka, Jepang, mobil ini harus bersaing dengan mahasiswa yang tidak terbatas umur dan strata studi.

"Jadi ketika kami main di Jepang, musuhnya ada yang pasca sarjana bahkan doktor. Karena pesertanya tidak dibatasi. Pokoknya mahasiswa," ungkapnya. Namun menemui lawan yang lebih senior tak pernah membuat anggota tim Garuda UNY putus asa.

Datang pertama kali di Jepang pada tahun 2015, Garuda UNY secara mengejutkan mendapat gelar sebagai rookie kedua terbaik dan peringkat empat tim luar negeri terbaik. Mobil ini juga pernah menjuarai beragam kompetisi tingkat nasional dan regional.

"Jadi sekalinya ikut (di Jepang), kita langsung nomor empat. Dan dari target kita overall 30 besar, kita peringkat 29 sedunia," ungkap Deni Restu, Koordinator Tim Teknis dengan bangga.

Mobil yang diturunkan pada 2015 tersebut pada mulanya memiliki mesin 600cc. Pada seri mobil FG-16, mobil tersebut memiliki berat keseluruhan 220 kilogram, dengan frame jenis turbular steel space frame, dan diperkuat dengan single cylinder engine 600 cc yang mampu mengeluarkan tenaga 46 horse power pada 7000 rpm dengan torsi sebesar 42 Nm pada 5200 rpm.

Untuk menyeimbangkan kekuatan sebesar itu, FG-16 menggunakan Limited Slip Differential (LSD) dengan axle shaft bermaterial baja AISI 4140. Ditambah lagi, FG-16 Engine Control Management System memakai ECU Motec M400 yang dilengkapi dengan traction control dan telemetri data recording. Tujuan dari dipasangnya mekanisme tersebut ialah agar mobil tidak oleng ketika berada di tikungan maupun kecepatan tinggi.

Lalu untuk suspensi nya, FG-16 Suspension system memakai tipe unequal non parallel link arm dengan pull rod pada suspensi depan dan push rod pada suspensi belakang. FG-16 damper damper memakai tipe double barrel yang dilengkapi dengan compression dan rebound adjuster.
Kemudian sebagai fitur tambahan juga dilengkapi dengan anti roll bar dan suspension travel sensor. FG-16 Brake system memiliki 2 master cylinder dengan fix caliper yang terpasang pada ke empat rodanya.

Untuk bodynya, FG-16 menggunakan material Full Fiber Carbon dan untuk aerodinamicnya dilengkapi dengan undertray dan diffuser. FG-16 Ergonomi memiliki driver seat yang telah disesuaqikan dengan posisi punggung driver dengan material fiber carbon supaya kuat dan ringan.

Selain itu, Steering Wheel nya juga bermaterial sama dengan handle kemudi dilapis karet supaya nyaman untuk pengemudi. Dan untuk safety systemnya pada bagian depan menggunakan Impact Attenuator (crash box) bermaterial alumunium yang telah diuji kelayakan. Hal yang sama didapati pada bagian cookpit, dimana bagian tersebut diselimuti fire wall bermaterial alumunium.

"Itu mobil generasi pertama. Sekarang kita sedang susun mobil generasi kedua. Kita kanibal mobil tersebut untuk buat yang lebih bagus. Sekarang sudah 50%, posisi mobil masih dimanufaktur di bengkel dan detil spesifikasinya akan dipublikasikan menunggu hasil uji," ungkap Dani.

Kedepan, tidak menutup kemungkinan bahwa mobil-mobil tersebut akan terus dikembangkan. Rektor UNY Prof Sutrisna Wibawa juga menekankan bahwa dalam lomba yang mengejar inovasi tersebut, kreatifitas kemudian harus dikejar secara kontinu.

"Dan UNY selalu siap optimal dan kerja keras. Kita tawarkan kebaruan, kecepatan, efisiensi energi, dengan tetap menyelipkan kearifan lokal dan kerendahan hati kita," pungkas Sutrisna. (Ilham Dary Athallah/Maylatul Aspiya/Erna Wati)

BERITA REKOMENDASI