Pertamax Motorsport Hadirkan 4 Kelas Tambahan

JAKARTA (KRjogja.com) – Ajang Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016 bakal memasuki putaran terakhir (Seri III) yang akan  digelar di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten pada 9 Oktober 2016. 

Pertamax Motorsport selaku pihak penyelenggara terus melakukan pembaruan guna membuat sebuah event olahraga otomotif menjadi semakin bergengsi dan berkualitas. Karena itu, menghadirkan empat kelas tambahan—termasuk satu kelas promosi (promotion class)—yang tentunya akan menjadikan perlombaan semakin seru, variatif, sekaligus kompetitif.
 
Selain melakukan penambahan kelas, Pertamax Motorsport juga memberi sedikit perubahan. Mereka mengganti kelas J16 = Jeep (0 – 1600 cc) dengan kelas J10 = Jeep (0 – 1000 cc) dan J20 = Jeep (1001 – 2000 cc) bensin dan mobil yang bermesin mesin turbo diesel serta modifikasi bebas. Untuk kelas J10 kemudian didapuk oleh Pertamax Motorsport sebagai promotion class.
 
Rifat Sungkar selaku Direktur Pertamax Motorsport  dalam rilisnya, Rabu (28/9/2016) mengatakan bahwa pihaknya  telah mengadakan analisa untuk pergantian kelas. "Kami melihat berdasarkan statistik dan animo peserta. Para pereli yang ikut di kelas J16 (Jeep 0 – 1600 cc) dalamevent tahun lalu, sekarang telah melakukan upgrade mesin menjadi 2000 cc bensin sekaligus menggairahkan mobil-mobil bermesin turbo diesel, sehingga kami perlu mendengar suara mayoritas dan memasukkan kelas J20 di ajang Pertamax Motorsport Sprint Rally Championship 2016 putaran ketiga," ujarnya.
 
Selain itu, akan ada juga kelas J50 (2001 – 5000 cc) yang merupakan perlombaan untuk para pereli yang menggunakan kendaraan dengan kapasitas mesin 6 silinder, 8 silinder, ataupun UTV non turbo. Di putaran terakhir ini, seluruh pereli kembali harus melalui sebanyak total enam special stage (SS). Namun peraturan tersebut tak berlaku bagi para peserta di kelas promotion class yang hanya diwajibkan oleh Pertamax Motorsport untuk mengikuti dua SS saja. Setelah menjalankan dua SS, para peserta kelas promotion class berhak menerima piala terlebih dahulu dibanding para peserta di kelas-kelas lainnya (seeded A dan seeded B). (Fon)
 

BERITA REKOMENDASI