Pindah ke Ferrari, Karier Hamilton Bakal Habis

LONDON, KRJOGJA.com – Juara dunia Formula One (F1) 2009, Jenson Button, menyarankan Lewis Hamilton untuk tidak nekat pindah tim dari Mercedes AMG Petronas ke Scuderia Ferrari. Sebab, langkah tersebut dinilai akan mematikan karier pembalap berusia 34 tahun itu di ajang balap jet darat.

Lewis Hamilton memang mendominasi F1 sejak memutuskan hengkang dari McLaren ke Mercedes pada awal musim 2013. Ia hanya dua kali gagal menjadi juara dunia dalam enam tahun terakhir, yakni pada 2013 serta 2016.
Dominasi tersebut lantas menimbulkan pertanyaan, apakah sang juara dunia F1 2018 masih punya motivasi yang sama untuk merengkuh gelar keenam atau tidak. Lewis Hamilton juga disebut-sebut ingin mencari tantangan baru bersama tim paling sukses di F1, Scuderia Ferrari.

“Saya yakin semua pembalap ingin mengemudikan mobil Ferrari. Namun, tidak ada pembalap yang punya akal sehat yang mau pindah dari tim juara ke sebuah tim yang sedang tidak kompetitif. Itu akan menjadi sebuah keputusan yang berani dan tidak biasa jika dia pindah ke Ferrari,” papar Jenson Button, mengutip dari Planet F1, Selasa (23/7/2019).

“Lewis bisa saja menang 10 gelar juara dunia jika pada akhirnya memutuskan menetap di Mercedes. Akan tetapi, jika dia pergi ke Ferrari, maka itu akan menjadi akhir kariernya,” imbuh rekan setim Lewis Hamilton di McLaren pada 2010-2012 itu.

Hamilton diyakini bakal meraih gelar juara keenamnya pada akhir musim ini karena sangat nyaman memimpin di klasemen pembalap. Dengan meraih 80 kemenangan serta lima gelar juara dunia, bukan tidak mungkin pembalap kelahiran Stevenage itu mampu memecahkan rekor abadi Michael Schumacher (tujuh gelar juara dunia, 91 kemenangan) yang merupakan legenda balap Scuderia Ferrari. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI