Remaja Tampil di F1 Berdampak Buruk?

SAINT-JEAN-SUR-RICHELIE (KRjogja.com) – Mantan juara Formula One (F1), Jacques Villeneuve, kurang suka dengan tren yang sedang naik di ajang balap jet darat, yakni menjamurnya pembalap-pembalap muda. Dia mengatakan hal tersebut bisa menimbulkan imej buruk bagi F1.

 

Max Verstappen sempat menjadi buah bibir karena debut di F1 saat berusia 17 tahun. Kini, muncul lagi seorang remaja Lance Stroll yang akan mengaspal bersama Williams di musim depan dan akan debut kala berumur 18 tahun.

Dua pembalap tersebut tidak mengikuti hierarki yang seharusnya, yakni langsung loncat dari F3 ke F1. Villeneuve berpendapat hal tersebut adalah keliru, sebab F1 bisa dinilai sebagai ajang balap mobil yang mudah.

“Pada dasarnya ‘bagasi’ mereka belum penuh. Normalnya Anda ke F1 dengan ‘koper’ yang sudah setengah penuh dan Anda harus mengisi setengahnya. Sekarang mereka datang dengan ‘koper’ baru yang masih ada labelnya,” kata Villeneuve, seperti dilansir Motorsport, Rabu (14/12/2016).

“Ini keliru. Tidak peduli seberapa berbakatnya Anda. Ini adalah F1 dan ini adalah ajang balap mobil puncak. Anda bisa memiliki bakat besar, Anda bisa sangat cepat, tapi ini keliru karena Anda memberikan imej yang salah,” lanjutnya.  (*)

 

F1

BERITA REKOMENDASI