Rossi Khawatirkan Cuaca MotoGP Austria 2020

SPIELBERG, KRJOGJA.com – Hujan diprediksi bakal mengguyur Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg, Austria, pada akhir pekan ini. Lintasan yang basah dan licin menjadi perhatian tersendiri bagi Valentino Rossi jelang pekan balapan MotoGP Austria 2020 pada 14-16 Agustus.

Ramalan cuaca memang memprediksi area Pegunungan Styria akan dilanda hujan badai sepanjang akhir pekan. Meski Red Bull Ring dianggap sebagai salah satu arena dengan kualitas terbaik, keselamatan tetap menjadi perhatian tersendiri.

Kekhawatiran tidak terlepas dari kontur Sirkuit Red Bull Ring yang naik turun. Apalagi, run-off area di lintasan sepanjang 4,318 kilometer (km) itu terhitung sempit. Padahal, untuk balap motor, dibutuhkan run-off area yang luas demi keselamatan pembalap.

Beberapa area yang menjadi perhatian adalah zona pengereman jelang tikungan pertama yang menanjak dan tikungan dua yang cepat dan menanjak sebelum tikungan tiga. Area yang disebut terakhir kerap memakan korban pada balapan Formula One (F1) dan juga MotoGP.

Valentino Rossi berharap adanya perbaikan pada kedua area tersebut, terutama antara tikungan dua dan tiga. Sebab, area pengereman akan menjadi lebih licin ketika tidak ada cukup jejak karet ban di aspal. Dengan tambahan genangan air, maka pengereman akan menjadi lebih sulit.

“Pada beberapa seri terakhir, kami memiliki masalah yang sama pada titik pengereman di tikungan satu dan tiga, di mana terjadi banyak pembalap terjatuh, terutama di Moto2. Mungkin masalahnya di sana tidak ada cukup banyak jejak karet ban di lintasan dan pasti akan semakin licin dengan adanya genangan air,” papar Valentino Rossi, sebagaimana dilansir dari Crash, Jumat (14/8/2020).

Pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu khawatir licinnya lintasan akibat hujan bakal berdampak fatal. Valentino Rossi ingin melihat apakah ada perbaikan yang dilakukan oleh pengelola sirkuit demi menjamin keselamatan.

“Jika mereka sudah melakukan perbaikan, maka situasinya bisa lebih baik. Kami akan melihat apakah itu sudah cukup menjamin keselamatan. Saya sendiri berharap balapan akan berlangsung dalam kondisi kering,” imbuh The Doctor.

Para pembalap jelas harus waspada dan berhati-hati jika melibas kedua area itu dalam keadaan hujan. Andai tergelincir, run-off area dari lintasan ke pagar pembatas cukup sempit. Walau motor tidak akan melaju kencang karena ada di zona pengereman, kondisi itu tetap membahayakan.

Keluhan sempat disampaikan oleh pembalap-pembalap F1 ketika sesi kualifikasi GP Styria 2020 berlangsung dalam kondisi hujan. Selain jarak pandang yang terbatas, terlalu banyak genangan air yang menyebabkan aquaplaning alias ban yang tidak menapak dengan baik di sirkuit.

BERITA REKOMENDASI