Rossi Klaim Akan Balapan hingga 2 Tahun ke Depan

DOHA (KRjogja.com) – Masa depan Valentino Rossi di dunia balap motor masih menjadi teka-teki. Pasalnya, Rossi tak juga memperpanjang kontraknya dengan timnya saat ini, Movistar Yamaha, padahal kontraknya akan habis pada akhir musim ini.

Setelah bungkam dalam waktu yang cukup lama, Rossi akhirnya buka suara soal masa depannya di dunia MotoGP. The Doctor –julukan Rossi– menegaskan masih akan tetap membalap di MotoGP hingga dua tahun ke depan atau tepatnya sampai 2020.
Meski telah memastikan diri tetap membalap, Rossi tidak menyebutkan akan bernaung di tim mana. Pembalap asal Italia itu belum dapat memastikan dirinya akan tetap bergabung bersama Yamaha atau berlabuh ke tim lainnya.

Dalam pernyataan itu, Rossi juga mengomentari rencana Tech 3 untuk hengkang dari Yamaha. Menurutnya, keputusan Tech 3 ini dapat menjadi peluang bagi tim asuhannya, Sky Racing Team VR46, untuk bergabung bersama Yamaha.

Namun, The Doctor menegaskan hal itu belum menjadi prioritasnya saat ini. Rossi hanya akan fokus pada kariernya sebagai pembalap di ajang balap motor kasta tertinggi. Ia baru akan memikirkannya dua tahun ke depan.

“Saya tidak menyangka (Herve) Poncharal akan meninggalkan Yamaha. Saya berpikir kemungkinan akan ada tim satelit baru di MotoGP pada musim depan. ini tentu saja kesempatan besar bagi kami (Sky Racing Team VR46), namun kami belum akan melakukannya,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Jumat (2/3/2018).

"Selama dua tahun ke depan, saya tidak akan melakukannya. Sebab, saya mungkin akan tetap balapan untuk dua tahun ke depan. Jadi, saya dan tim akan mungkin akan membicarakannya peluang besar ini nanti, begitu saya berhenti balapan, tapi tidak pada 2019 atau 2020," lanjut Rossi.

Rekan setim Maverick Vinales itu pun mengaku akan fokus dengan pekerjaannya saat ini. Ia akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menjalani balapan dengan baik di ajang MotoGP 2018.

"Saya akan fokus pada balapan saat ini terlebih dahulu. Sebab, tidak ada yang tahu trek mana yang terbaik untuk M1. Kami tidak hanya berbicara lintasan, tetapi juga perkawinan antara motor, ban, dan aspal," tukas Rossi. (*)

BERITA REKOMENDASI