Trek Lurus Sirkuit Mugello Dinilai Berbahaya

MUGELLO, KRJOGJA.com – Sirkuit Mugello di Florence, Italia, menjanjikan pameran laju motor dengan kecepatan tinggi. Sebab, lintasan tersebut memiliki trek lurus sepanjang 1,14 kilometer (km) yang dapat dilalui motor MotoGP dengan kecepatan hingga 350 km per jam.

Namun, trek lurus tersebut juga menimbulkan masalah bagi sebagian pembalap MotoGP, terutama pada bagian menjelang garis finis. Sebab, di area tersebut lintasan menanjak dan kemudian turun jelang tikungan pertama yang bernama San Donato.

Juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez, mengaku sudah berbicara dengan Komite Keselamatan MotoGP mengenai area tersebut. Menurutnya, bagian menurun jelang tikungan pertama justru membuat pembalap serasa terlempar dari motor sehingga harus dibuat lebih datar.

“Mugello adalah sirkuit yang bagus, tetapi ada satu titik kritis pada ujung trek lurus. Mereka mengubah tembok pembatas dari 2013-2014 karena saya hampir menabrak tembok itu. Akan tetapi, yang harus jadi perhatian adalah tanjakan dan turunan. Anda menanjak dan menurun tepat di titik pengereman sehingga motor bergetar hebat,” tutur Marc Marquez, mengutip dari Crash, Sabtu (1/6/2019).

Perlu diketahui, Marc Marquez pernah mengalami kecelakaan di area tersebut pada MotoGP Italia 2013. Beruntung, pembalap andalan Repsol Honda itu tidak menderita cedera berarti dan hanya mengalami luka di bagian dagu.

Pembalap tuan rumah, Valentino Rossi, juga mengeluhkan hal yang sama. The Doctor menyebut area jelang tikungan pertama itu sangat berbahaya karena pembalap bisa saja terpental dari motor. Ia menyarankan agar pengelola sirkuit sedikit memodifikasi lintasan lurus tersebut.

“Mugello adalah trek yang fantastis, tetapi bergaya lama. Jadi, di beberapa bagian sangat berbahaya karena Anda melaju dengan cepat, tetapi tidak ada cukup ruang. Ketika tiba di tikungan pertama dengan kecepatan 340-350 km per jam, rasanya sangat berbahaya karena ada sedikit lompatan. Mungkin area itu perlu sedikit dimodifikasi,” imbuh pembalap berusia 40 tahun tersebut.

 

BERITA REKOMENDASI