Vinales Jadi Acuan Pengembangan Motor Yamaha

LESMO, KRJOGJA.com – Penampilan ciamik Fabio Quartararo bersama Petronas Yamaha SRT mencuri perhatian sepanjang MotoGP 2019. Banyak pihak menganggap, pembalap berpaspor Prancis itu bakal menjadi bagian penting dari pengembangan motor YZR M-1 edisi 2020. Sayangnya, pembalap yang dimaksud adalah Maverick Vinales.

Sebagaimana lazimnya peraturan tidak tertulis di dunia balap, pembalap suatu pabrikan atau tim yang memiliki prestasi terbaik musim sebelumnya, akan menjadi acuan dalam pengembangan motor. Status sebagai pembalap terbaik Yamaha disandang oleh Maverick Vinales yang finis ketiga di klasemen akhir.

Melalui perbandingan hasil balapan pun, Vinales tetap lebih unggul dari Quartararo. The Top Gun sanggup memenangi dua balapan, sementara juniornya itu sama sekali gagal mengecap manisnya kemenangan di MotoGP 2019. Maka, pengembangan motor Yamaha bakal mengacu pada masukan dari Vinales.

“Saya sudah sering mendengar soal itu. Orang-orang mengatakan, sekarang ada Fabio di Yamaha sehingga semua personel berusaha menjadi lebih cepat. Menurut saya, tidak demikian adanya,” tutur kepala kru Maverick Vinales, Esteban Garcia, dikutip dari Motorsport Total, Jumat (20/12/2019).

“Kami adalah acuan utama karena memenangi lebih banyak balapan. Kami sekarang fokus pada masalah sendiri dan bagaimana caranya meningkatkan performa motor,” sambung pria berkebangsaan Spanyol itu.
Faktanya, capaian Maverick Vinales memang lebih baik dari Fabio Quartararo di segala sisi. Pembalap asal Spanyol berusia 24 tahun itu tujuh kali naik podium dengan dua kemenangan. Sementara El Diablo, juga naik podium tujuh kali, tetapi lebih banyak finis di posisi dua (lima kali) dan tiga (dua kali).

 

BERITA REKOMENDASI