Vinales Jangan Terlau Agresif di MotoGP 2020

LESMO, KRJOGJA.com – Esteban Garcia memberikan saran kepada pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, agar bisa meraih hasil lebih baik pada MotoGP musim 2020. Garcia pun meminta agar Vinales bisa lebih lembut kala mengendarai motor Tim Yamaha miliknya, YZR M-1, persis seperti yang dilakukan oleh Jorge Lorenzo beberapa musim silam.

 

Sebagaimana diketahui, Vinales memang mengawali kampanyenya di MotoGP 2019 dengan performa yang kurang begitu menjanjikan. Bahkan Vinales harus puas melewati tujuh balapan awal di MotoGP 2019 dengan hanya meraih satu podium saja.

 

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, Vinales berhasil menunjukkan performa gemilang. The Top Gun –julukan Vinales– pun mampu melalui 12 balapan di MotoGP 2019 dengan meraih enam podium, yang mana dua diantaranya adalah kemenangan.Vinales pun berhasil menutup MotoGP 2019 dengan menempati posisi ketiga usai mengoleksi 211 poin. Ia terpaut 209 poin dari pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, yang keluar menjadi juara dunia MotoGP 2019.

Sadar akan potensi Vinales untuk bisa bersaing dalam perburuan titel juara dunia di MotoGP tahun depan, Garcia selaku kepala krunya pun berpendapat. Ia menyarankan agar Vinales bisa mengubah membalapnya sedikit lebih lembut demi melaju maksimal bersama YZR M-1 di MotoGP 2020.

“Yamaha motor yang sangat mudah. Saat mengendarainya, Anda langsung cepat. Tapi meraih kemajuan berikutnya sangatlah sulit. Tanya saja Franco Morbidelli. Motor ini tak bisa cepat jika Anda agresif. Pol Espargaro juga bilang, jika ia agresif dalam mengerem atau membuka gas, motor ini takkan sanggup,” ucap Garcia, seperti disadur dari Marca, Kamis (26/12/2019).

“Anda harus mengendarai motor ini dengan lembut, seperti yang dikatakan Jorge Lorenzo. Anda harus ikut mengalir dengan motor ini, dan itulah yang ditemukan Fabio, dan motor ini sangat cocok dengan gaya balapnya,” lanjut pria asal Spanyol itu.“Kami pun harus beradaptasi dengan motor ini, mengubah gaya balap habis-habisan. Pada akhirnya di kategori ini, Anda bisa membela pabrikan seperti Honda yang menciptakan motor untuk Anda, seperti halnya yang terjadi pada Marc, atau justru harus beradaptasi,” tuntasnya.

 

 

BERITA REKOMENDASI