Vinales Mengaku Hampir Jatuh di Setiap Tikungan

Editor: KRjogja/Gus

JEREZ (KRjogja.com) – Pembalap andalan Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku tidak begitu senang dengan hasil balapan MotoGP Grand Prix (GP) Spanyol musim 2017. Dalam balapan di Sirkuit Jerez itu, Vinales hanya mampu finis di urutan keenam, meski saat sesi pemanasan ia menjadi rider tercepat.

“Itu adalah hari yang aneh. Saat pemanasan, saya memiliki perasaan yang sungguh bagus. Saya bisa membuat semua breaking point dengan tepat. Tapi sore harinya (saat balapan), saya tidak memiliki perasaan yang sama,” ungkap Vinales, mengutip dari laman resmi MotoGP, Senin (8/5/2017).

Tampil di hadapan publik sendiri, race pada Minggu 7 Mei 2017 malam WIB nyatanya lebih sulit bagi pembalap asal Spanyol itu. Meski banyak dijagokan karena berhasil menyapu bersih podium teratas dalam GP Qatar dan Argentina, Vinales gagal mengulang kembali momen emasnya.

Sebelum GP Spanyol, ia memang gagal menyelesaikan balapan di GP Amerika Serikat. Kembali mengalami momen yang cukup buruk, Vinales mengaku ada masalah pada motor YZR-M1 miliknya terutama urusan pegangan. Rider berusia 22 tahun itu pun hanya bisa berharap yang terbaik jelang GP berikutnya di Prancis.

“Saya merasa akan terjatuh hampir di setiap tikungan, so ini semua sangat aneh dan sulit bagi tim. Kami harus menemukan apa yang menjadi masalah dan memperbaiki itu untuk berkembang pada balapan selanjutnya. Kami telah kehilangan poin penting untuk merebut juara,” tutup rekan setim Valentino Rossi itu getir. (*)

BERITA REKOMENDASI