Yamaha Tampil Buruk di MotoGP 2018, Ini Dalih Bosnya

Editor: KRjogja/Gus

LESMO, KRJOGJA.com – Petinggi Movistar Yamaha, Kouji Tsuya, menerima kenyataan bahwa tim pabrikan asal Jepang itu memang menunjukkan performa yang buruk. Menurut Tsuya, performa buruk Yamaha disebabkan oleh buruknya kualitas dari motor mereka, YZR-M1.

Performa dari YZR-M1 dirasa tidak bisa mengimbangi kekuatan dari motr Repsol Honda, RC213V, dan kuda besi Ducati Corse, Desemosedici GP18. YZR-M1 lemah dalam akselerasi dan perlambatan terutama saat berada di tikungan.

Hal itu yang membuat Yamaha hanya bisa meraih satu kemenangan pada MotoGP 2018 yakni saat tampil di Sirkuit Philip Island, Australia. Saat itu, Maverick Vinales yang membawa panji Yamaha berjaya di Australia. Sementara itu, rekan setim Vinales, Valentino Rossi, gagal meraih satu kemenangan pun di MotoGP 2018.

“Memang benar tahun ini sangat sulit bagi kami. Masalahnya adalah segalanya, tetapi terutama akselerasi, tetapi juga perlambatan, pengereman dan saat masuk tikungan,” kata Tsuya, seperti yang diwartakan Bikesportnews, Selasa (1/1/2019).

“Karakteristik mesin kami, terutama saat keluar tikungan, agresif. Sulit untuk memahami ban. Seiring waktu, kami menggunakan perangkat lunak terpadu dan kami kehilangan di banyak hal, misalnya pemetaan, kontrol traksi, kontrol ban, dan rem mesin juga,” tambah Tsuya.

“Sekarang kami sedang menguji di Jepang dan kami memiliki beberapa poin positif. Saya yakin kami telah meningkatkan motor tahun lalu, terutama di mesin dan akselerasi. Target kami untuk mesin berikutnya adalah membuatnya lebih mulus tanpa kehilangan kecepatan tertinggi,” tutup Petinggi Yamaha itu. (*)

 

BERITA REKOMENDASI