Zarco Klaim Pantas Gantikan Dovizioso di Ducati

MISANO, KRJOGJA.com – Pembalap Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco mengaku dirinya pantas menggantikan posisi Andrea Dovizioso di tim pabrikan Ducati di MotoGP 2020. Zarco sesumbar seperti itu karena ia percaya dirinya mampu menyamai level Dovizioso yang selalu mampu tampil baik disetiap akhir pekan.

Menurut Zarco, Dovizioso memang adalah pembalap yang hebat. Bersama Ducati, Zarco melihat Dovizioso selalu berhasil tampil mengagumkan di setiap akhir pekan balapan.

Tak hanya sekadar mengagumkan, namun Dovizioso mampu selalu berjuang memperebutkan posisi podium disetiap balapan yang diikutinya. Jadi, bagi Zarco kepergian Dovizioso akan menjadi hal yang amat merugikan untuk Ducati.

Tentu untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Dovizioso itu, Ducati perlu merekrut pembalap yang selevel dengan rider berjuluk The Little Dragon tersebut. Zarco mengaku dirinya memang belum bisa menyamai level Dovizioso, namun ia tetap merasa pantas menggantikan peranan rider asal Italia itu di Ducati.

Alasannya karena Zarco merasa cukup percaya diri dapat menyamai level Dovizioso jika diberikan motor terbaik Ducati. Ia pun sudah membuktikan bahwa dengan menggunakan motor keluar musim lalu saja ia dapat meraih podium kala mentas di MotoGP Republik Ceko 2020 bersama Avintia.

Akan tetapi, tentunya itu semua baru sekadar ucapan Zarco saja, sementara Ducati membutuhkan bukti yang nyata. Untuk itu, rider asal Prancis tersebut berjanji akan berjuang untuk finis di setiap balapan selanjutnya.

Jika Zarco mampu memperlihatkan hasil yang selalu dapat finis di podium atau setidak memperjuangkan posisi tersebut, ia percaya Ducati bakal yakin dirinya akan tampil baik jika bersama motor pabrikan yang baru.

“Jadi, mereka (tim pabrikan Ducati) kehilangan pembalap yang sangat penting ini (Dovizioso). Kini, mereka membutuhkan pembalap yang kuat seperti dia dan saya ingin berada di level sepertinya secepat mungkin,” kata Zarco, dikutip dari Crash, Jumat (11/9/20200.

“Itu jelas menjadi target saya (menyamai level Dovizioso), yakni berjuang untuk kejuaraan dunia MotoGP (disetiap musimnya) ketika saya benar-benar siap. Saya yakin perasaan akan hal tersebut bakal segera saya miliki,” tambah pembalap berusia 30 tahun tersebut.

“Jadi logikanya macam seperti ini, jika saya berjuang untuk podium maka jelas saya pantas mendapatkan motor itu (Desmosedici GP terbaru),” tambahnya.

Sampai saat ini Ducati memang belum menentukan siapa rider yang akan menemani Jack Miller di tim pabrikan pada MotoGP 2020 nanti. Zarco dan Francesco Bagnaia dari Pramac Ducati menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut.

BERITA REKOMENDASI