11 Bakal Calon Kembalikan Formulir Pendaftaran KLB Asprov PSSI DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Komite Pemilihan (KP) Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI DIY Rabu (6/3/2018) mengumumkan hasil verifikasi bakal calon ketua umum, wakil ketua umum (waketum), dan anggota komite eksekutif (Exco). Diketahui 11 bakal calon mengembalikan formulir pendaftaran setelah batas waktu yang ditentukan selesai. 

Ketua Komite Pemilihan KLB Asprov PSSI DIY, Armando Pribadi mengatakan tahap verifikasi terbagi dalam dua fase yakni verifikasi berkas adminstrasi dan verifikasi verbal atau wawancara. Menurut dia, tahapan verifikasi telah dilaksanakan oleh tim Komite Pemilihan terhadap ke-11 bakal calon tersebut. 

"Mekanisme surat yang dikeluarkan PSSI, mengenai KLB sudah kita laksanakan sesuai tahapan yang benar. Saat ini kami sampaikan hasil verifikasi yang terdiri dari 11 formulir pengembalian. Nantinya akan diambil 7 untuk posisi Ketum, Waketum, dan lima Exco," ungkapnya dalam temu pers di Monumen PSSI Rabu (6/3/2019). 

Dari 11 nama yang belum bisa disampaikan tersebut, Armando mengatakan setidaknya 60 persen merupakan wajah baru di Asprov PSSI DIY. Menurut pria yang juga mantan wasit nasional ini, hal tersebut dirasa positif untuk kepengurusan Asprov kedepan. 

“Komposisi 60 persen wajah baru, belum pernah jadi pengurus di Asprov PSSI DIY. Ini kombinasi baik dan harapan kami nantinya terpilih figur-figur kompeten untuk memajukan sepakbola DIY,” sambungnya. 

Sementara Wakil Ketua Komite Pemilihan KLB Asprov PSSI DIY, Kuncoro Mangkunegoro menambahkan dari 11 nama yang mengembalikan formulir memang masih ada yang belum melengkapi persyaratan. Namun begitu Komite Pemilihan masih memberikan tenggat waktu lantaran persyaratan hanya bersifat penunjang. 

Komite Pemilihan menurut Kuncoro menyambung langkah lanjutan adalah tahapan pengajuan banding lalu kemudian pengumuman bakal calon pada 11 Maret 2019. "Nantinya setelah proses tersebut akan disambung dengan pelaksanaan KLB yang salah satu poinnya memilih ketum, waketum dan Exco pada 24 Maret 2019 di Monumen PSSI, Kompleks Wisma Soeratin, Baciro,” terangnya. 

Sementara terkait kasus KLB di Asprov PSSI DIY Kuncoro memandang menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Beberapa daerah menurut Kuncoro tengah mengalami masalah serupa yang menanti hasil dari KLB Asprov PSSI DIY. 

“Ada beberapa daerah seperti Jambi dan Maluku Utara yang mengalami masalah serupa. Apa yang dilakukan DIY ini ditunggu dan ketika berhasil maka bisa diterapkan di daerah lain,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI