17 Tim Bertarung dalam Liga Santri Nusantara Regional DIY

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 17 tim berlaga dalam Liga Santri Nusantara Regional DIY 2019 yang digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (07/10/2019). Belasan tim dari 14 pondok pesantren bertarung untuk menjadi yang terbaik dan nantinya akan mewakili DIY dalam Liga Santri Nusantara di Bogor Jawa Barat pada 5 – 10 November mendatang.

Direktur Eksekutif Liga Santri Nusantara, Muhammad Alfuniam yang membuka langsung turnamen ini mengatakan, gelaran pesta sepak bola bagi kalangan santri tersebut tiap tahun kian mengalami kemajuan. Bahkan pada tahun depan Liga Santri Nusantara akan mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang Liga 3 PSSI.

"Tahun depan Liga Santri Nusantar akan profesional dan mandiri untuk mengikuti Liga 3 Nasional. Kami segera mendaftar di PSSI dan Liga Santri Nusantara akan menjadi PT," tegas Muhammad Alfuniam saat membuka Liga Santri Nusantara Regional DIY 2019 yang juga dihadiri Bupati Bantul Suharsono serta Wakil Bupati Abdul Halim Muslih.

Muhammad Alfuniam optimis para santri mampu berbicara banyak dalam Liga 3 nantinya dan bisa bersaing dengan tim-tim yang telah ada sebelumnya. Ia sangat yakin lantaran tim yang dihasilkan dari liga dengan pengelolaan baik akan melahirkan talenta-talenta berbakat dalam dunia sepak bola dari kalangan santri.

Muhammad Alfuniam menyampaikan, pada tahun ini gelaran Liga Santri Nusantara diikuti oleh 1.050.000 tim dari 230.000 pesantren di tanah air. Hanya dua daerah saja yang tidak mengirimkan kontingennya dalam Liga Santri Nusantara 2019 ini yakni Maluku dan Papua.

Sementara itu Koordinator Liga Santri Nusantara Regional DIY 2019, Eko Djoko Widyatno SH mengatakan tim terbaik dalam ajang ini akan dibawa ke Bogor untuk mewakili DIY. Nantinya kontingen yang dikirim tak hanya tim juara pertama saja, melainkan tim gabungan yang berisi para santri pemain-pemain terbaik.

"Ada pemandu bakat yang melihat potensi para pemain untuk nantinya digabungkan dalam satu tim mewakili DIY. Dengan demikian kami berharap pemain-pemain terbaiklah yang akan tampil di Bogor," tegasnya.

Eko Djoko Widyatno memasang target tim dari DIY mampu menembus babak final. Target tersebut tak muluk-muluk, lantara tim dari DIY pernah meraih gelar juara kedua pada gelaran Luga Santri Nusantara 2018. (Van)

BERITA REKOMENDASI