8 Pemain Terancam Tak Tampil, PSIM Waspadai Kebangkitan PSG Pati

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRJOGJA.com – PSIM meladeni perlawanan PSG Pati dalam lanjutan Liga 2 2021, Rabu (24/11/2021) malam. PSIM memelihara asa lolos ke babak 8 besar dengan peluang yang terbuka lebar.

Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro, mengatakan timnya sudah melakukan persiapan untuk menghadapi PSG. Namun, skuad PSIM terancam berkurang, mereka memiliki kendala delapan pemain yang masih dalam pemantauan medis.

“Ya, ada 7-8 pemain yang masih dalam pemantauan, ini jelas mengurangi pilihan. Tapi apapun itu kami berusaha memaksimalkan pemain yang ada. Dengan hasil-hasil kemarin memotivasi kami semua menjadi motivasi lebih bagi pemain, bagaimana pemain bisa lebih baik. Memotivasi untuk mencoba lolos ke delapan besar,” ungkap Kak Seto.

Akbar Tanjung, Purwaka Yudi, Jodi Kustiawan, Yudha Alkanza dan Sugeng Efendi disebut Kak Seto masih menanti lampu hijau untuk bisa dimainkan. Mereka sempat menepi ketika latihan rutin jelang laga melawan PSG.

Di sisi lain, PSIM harus mewaspadai kebangkitan PSG Pati yang terancam degradasi. Di bawah Joko Susilo, PSG dikatakan semakin padu sebagai tim dan kualitas individu pemain lebih maksimal.

“PSG Pati akan tampil habis-habisan karena posisi mereka rawan degradasi. Pati tim yang cukup bagus, materi mumpuni apalagi setelah dipegang coach Joko lebih paham karakter pemain. Cara bermain, menciptakan peluang dan defend cukup bagus. Ini kita antisipasi, kita belajar sama Pati juga. Harapannya pertandingan besok cukup menarik, harapan kami hasil bisa maksimal untuk PSIM,” sambung Kak Seto. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI