Ada Willian dan Coutinho, Skuad Arsenal Bernuansa Samba

LONDON, KRJOGJA.com – Willian Borges (Chelsea) dan Philippe Coutinho (Barcelona) kencang diberitakan akan melanjutkan karier bersama Arsenal. Coutinho akan dipinjam Arsenal, sedangkan Willian digaet secara gratis.

Manajemen The Gunners –julukan Arsenal– pun tidak perlu repot-repot bernegosiasi untuk mendaratkan personel Tim Nasional Brasil tersebut. Sebab, baik Willian dan Coutinho diageni orang yang sama, Kia Joorabchian.

Jika Willian dan Coutinho benar mendarat di Stadion Emirates, aroma samba (Brasil) benar-benar kental di skuad Arsenal. Kenapa aroma Brasil begitu melekat di tubuh skuad Arsenal musim depan?

Total jika Willian dan Coutinho bergabung, Arsenal memiliki empat pemain asal Brasil. Jumlah itu membuat pemain asing asal Brasil jadi yang paling banyak di tubuh Arsenal. Sebelum Willian dan Coutinho, Arsenal telah memiliki dua pemain asal Brasil, yakni David Luiz dan Gabriel Martinelli.

Andai dalam kondisi bugar, Luiz dan Martinelli merupakan pilihan utama pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Nantinya dalam pola 4-2-3-1 racikan Arteta, pemain yang diturunkan pelatih asal Spanyol itu merupakan pesepakbola yang memiliki kecepatan, layaknya pemain-pemain Brasil.

Arsenal memiliki dua fullback yang memiliki kecepatan di atas rata-rata, yakni Hector Bellerin dan Kieran Tierney. Kemudian di posisi bek tengah, selain Luiz yang berpaspor Brasil, ada pemain belakang milik RB Leipzig yang terus mereka buru, Dayot Upamecano. Bek berpaspor Prancis itu dikenal memiliki kecepatan, meski memiliki tubuh gempal.

Selanjutnya di lini tengah, ada sosok Dani Ceballos dan pemain incaran mereka, Thomas Partey (Atletico Madrid). Ceballos dikenal piawai mengontrol permainan, layaknya gelandang-gelandang asal Brasil. Bagaimana dengan Partey? Gelandang berpaspor Pantai Gading itu masuk kategori fighter.

Brasil dalam sejarahnya memiliki sejumlah gelandang petarung seperti Gilberto Silva, Dunga, Casemiro hingga Fabinho. Untuk mengisi posisi sayap, ada Willian dan Pierre-Emerick Aubameyang yang memiliki kecepatan.

Kemudian, Coutinho bertugas sebagai playmaker, mendukung penyerang tunggal Alexandre Lacazette. Komposisi di atas membuat Arsenal dijagokan finis di zona Liga Champions pada Liga Inggris 2020-2021.

Arsenal sudah cukup lama absen di Liga Champions, tepatnya pada 2016-2017. Saat itu, langkah Arsenal terhenti di perempatfinal setelah dihajar Bayern Munich 2-10.

Berikut prakiraan formasi Arsenal musim depan:

(4-2-3-1): Leno; Bellerin, Luiz, Upamecano,Tierney; Partey, Ceballos; Coutinho, Aubameyang, Willian; Lacazette.

BERITA REKOMENDASI