Aji Santoso Soroti Performa Bek PSIM

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PSIM menelan kekalahan laga tandang melawan Madura FC Rabu (24/07/2019). Dua gol tercipta ke gawang I Putu Pager dalam pertandingan di Stadion Ahmad Yani Sumenep tersebut.

Gol pertama, Dua wing back PSIM tak bekerja maksimal saat Aditya Putra Dewa membiarkan Bakori Andreas melepas umpan silang ke jantung pertahanan PSIM. Pun demikian, Herry Susilo yang datang berupaya menutup bola mengambil keputusan sekali ambil dan ternyata keliru hingga membuat Supriyadi Eeng mencetak gol.

Di proses gol kedua, giliran duet center back Ngurah Nanak dan Fandy Edy yang kurang jeli saat hendak membangun serangan dan mengantisipasi bola. Nanak berniat membuilup serangan namun akhirnya terpotong lawan.

Madura FC yang memang diisi pemain-pemain cepat langsung melakukan counter attack. Ngurah Nanak terlambat turun sementara Fandy Edy terlihat begitu panik hingga terjatuh ketika hendak mengantisipasi crossing. Alhasil penyerang Madura, Joko Prayitno berdiri bebas dan dengan leluasa menempatkan bola ke tiang jauh Putu Pager.

Dua proses gol tersebut mendapat sorotan pelatih PSIM Aji Santoso yang mengaku bakal segera melakukan pembenahan sebelum laga selanjutnya. “Pertandingan tadi cukup menarik sebenarnya, babak kedua kami banyak menguasai permainan tapi sayang secara hasil kami kalah 2-0. Gol terjadi karena kesalahan pemain sendiri dan itu jadi perhatian kami evaluasi kedepan. Gol kedua mutlak kesalahan pemain belakang yang salah passing dan diserobot lawan terjadi counter attack,” ungkap pelatih asal Malang ini.

Di laga lanjutan, menarik dinantikan apakah Aji Santoso berani melakukan rotasi pemain termasuk di lini belakang yang tampaknya belum bermain dengan maksimal. Nama pemain-pemain seperti Edo Pratama yang jadi andalan PSIM beberapa musim terakhir bisa menjadi opsi dengan loyalitas tak diragukan, pun dengan nama pemuda asal Sleman Al Rizky.

Sementara di lini tengah, Ade Suhendra yang tampak keteteran menghadapi kecepatan anak-anak muda Madura FC pun agaknya punya pelapis-pelapis mumpuni macan Yoga Pratama selain tentu saja Agung Pribadi. Kreativitas lini tengah untuk mengalirkan bola dengan lincah dari kaki ke kaki pun diharapkan kembali muncul saat PSIM menjamu pimpinan klasemen grup timur Persewar Waropen minggu depan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI