Aldaier Makatindu Sebut Alasan Pindah ke PSIM

YOGYA, KRJOGJA.com – Penyerang asal PSIS Aldaier Makatindu resmi berlabuh ke PSIM di paruh musim pertama Liga 2 2019. Ia dipinjamkan tim Mahesa Jenar hingga akhir musim Liga 2 untuk menambah jam terbang sang pemain. 

Aldaier tak lagi menyandang status pemain muda, ia kini berusia 27 tahun. Meski begitu bagi pemain sepakbola, usia tersebut menjadi titik keemasan yang seharusnya membuat penampilan di puncak. 

Tampaknya hal tersebut yang coba dimanfaatkan PSIM dari Aldaier. Ia hendak diposisikan sebagai penyerang, mengisi pos El Loco Gonzales jika pemain 43 tahun tersebut absen atau menemui kebuntuan. 

Aldaier sendiri mengaku sangat antusias bergabung dengan PSIM di paruh kedua Liga 2. Target jelas PSIM ke Liga 1 membuat Aldaier tak lama berpikir hingga mengiyakan dipinjamkan kr Laskar Mataram. 

“Saya berterimakasih pada PSIS yang mau melepas saya, di sisi lain saya sangat senang bisa gabung dengan PSIM karena punya target yang jelas. Saya ingin memberikan yang terbaik bagi PSIM,” ungkap Aldaier. 

Eks timnas U-23 (2014) tersebut memiliki romantisme tersendiri dengan Aji Santoso. Betapa tidak, pada 2014 lalu Aji menjadi pelatih timnas yang menangani Aldaier di skuad Garuda Muda. 

Aldaier pun tak menampik ada campur tangan Aji dalam kepindahannya kali ini. “Beliau (Aji Santoso) langsung menghubungi saya dan mengajak gabung. Saya mantap gabung PSIM,” ungkapnya lagi. 

Keputusan mendatangkan Aldaier sendiri sebelumnya tak cukup kencang berhembus di kalangan Pandemen PSIM. Aji tampaknya serius mencari opsi penyerang lain untuk melapis atau bahkan menggantikan El Loco Gonzales jika melihat ketatnya jadwal pertandingan.  Saat ini PSIM memiliki tiga opsi penyerang yakni El Loco, Dwi Raffi Angga dan Aldaier. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI