Anggotanya Siap Gelar KLB, Ketua Asprov PSSI DIY Legowo

YOGYA, KRJOGJA.com – Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY periode 2017-2021 Bambang Kuncoro angkat bicara terkait Kongres Luar Biasa (KLB) yang bertujuan mencari ketua umum baru pada 24 Maret 2019 mendatang di Monumen PSSI. Bakun, begitu ia akrab disapa mengaku legowo dengan kondisi yang mengharuskannya mundur meski sebenarnya menyimpan kuat semangat pembenahan sepakbola di DIY. 

Kepada wartawan melalui sambungan telpon Selasa (29/1/2019) siang, Bakun mengatakan bahwa sebenarnya tahapan menuju KLB ini banyak menyalahi aturan organisasi yang sebenarnya. Mulai tidak adanya pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) saat menghentikan kegiatan Asprov PSSI DIY hingga tidak adanya surat resmi yang dilayangkan pada kepengurusan Asprov PSSI DIY 2017-2021. 

“PSSI menghentikan tanpa adanya Plt, harusnya kan tetap ada Plt biar pembinaan sepakbola tetap berjalan. Tapi PSSI ini, tidak ngerti saya cara berpikirnya, mengorbankan organisasi demi kepentingan tertentu,” ungkapnya. 

Meski begitu, lantaran tak ingin polemik menjadi berkepanjangan, Bakun pun tidak berniat memperpanjang permasalahan. Pun begitu ketika ditanya terkait kemungkinan pengajuan ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (Baori), pria yang sempat menjabat Direktur Keuangan BPD DIY ini menyatakan ketidakbersediaannya. 

“Apa yang saya lakukan selama ini dari sisi saya ingin memajukan sepakbola di Jogja, tapi kalau saya ngotot terus justru tidak bagus. Saya legowo, kalau mereka maunya seperti itu. Tapi sejak awal saya maunya bawa Asprov sehat, transparansi keungan, dan menghidupi PSSI,” imbuhnya. 

Bakun juga mengaku enggan mencalonkan diri kembali ke bursa pencalonan ketua umum di KLB Asprov PSSI DIY 24 Maret mendatang. “Kalau saya tetap berkomitmen membantu agar sepakbola DIY ini baik, tapi kan tidak selalu harus masuk dalam kepengurusan,” pungkasnya tersenyum. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI