Berharap Tak Terjadi Lagi, Kematian Tri Fajar Firmansyah Jadi Motivasi Berprestasi PSS

Editor: Ary B Prass

MALANG, KRJOGJA.com – Kematian salah satu suporter PSS, Tri Fajar Firmansyah (23) menjadi duka mendalam bagi tubuh PSS Sleman. Tragedi itu diharapkan jadi yang terakhir terjadi dan menjadi pembelajaran berharga semua pihak yang ada di sepakbola DIY dan Indonesia.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro turut berharap agar situasi memilukan seperti yang terjadi pada Tri Fajar tak lagi terjadi di kemudian hari. Meski enggan berbicara banyak, namun Kak Seto meminta insiden yang terjadi beberapa waktu lalu itu menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh pihak, agar tidak pernah lagi terjadi insiden serupa nanti.

“Sebenarnya saya tidak ingin berbicara banyak tentang itu, tapi harapannya tidak pernah lagi terjadi. Semoga ini jadi pembelajaran untuk semua, ke depan,” ungkap Kak Seto sebelum laga melawan Arema FC, Jumat (5/8/2022).

Namun begitu, Kak Seto berharap situasi duka mendalam yang kini menghinggapi PSS berhasil diubah menjadi motivasi oleh seluruh pemain yang menyambut laga melawan Arema. Pelatih asal Kalasan ini meyakini spirit yang dibawa almarhum Tri Fajar dalam mendukung PSS akan menjadi energi positif bagi skuadnya menghadapi setiap pertandingan.

“Harapannya hal ini menjadi motivasi tersendiri untuk kami, tidak hanya di pertandingan besok (melawan Arema) saja tapi seterusnya, sehingga kami bisa menyelesaikan kompetisi dengan baik. Kami turut berdoa juga semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tandas Kak Seto.

BERITA REKOMENDASI