Bima Perkasa Matangkan Taktik Lawan Peserta IBL

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – BPD DIY Bima Perkasa terus melakukan pematangan tim medekati Tip Off Indonesia Basketball League (IBL). Usai menjalani pematangan lewat Scrimmage Game, turnamen Piala Raja lalu Piala Presiden, Frida Aris dan kawan-kawan kembali mematangkan tim dengan menggelar uji coba di Jakarta. Sejak Selasa (17/12/2019) kemari hingga akhir pekan nanti mereka akan uji coba dengan tim-tim perserta IBL lainnya seperti Prawira Bandung, Amartha Hangtuah, Pelita Jaya, dan Satria Muda (SM).

Uji coba berbeda dari pematangan tim dalam pertandingan yang mereka lewati sebelumnya karena Bima Perkasa sudah diperkuat tiga legiun asing asal Amerika ke Jakarta. Raoul Miguel Hadinoto, pelatih kepala Bima Perkasa mau melihat sejauh mana kolaborasi Blake Truman, Devin Giliggan, dan David Seagers dan penggawa lokal macam Nuke Tri Saputra, Tifan Pradita, Azzaryan Pradhita, Ali Mustofa, Restu Dwi Purnomo, Frida Aris, Reza Arfah, Melki Sedek, Vincent Sanjaya, dan Alan As'Adi.

"Selain mau lihat sejauh mana kesiapan fisik para pemain, try out ke Jakarta juga buat mengetahui sejauh mana sih sistem kami bisa berjalan dalam pertandingan terutama setelah kedatangan pemain asing," jelas Raoul Miguel Hadinoto.

Uji coba lawan tim selevel momen bagus melihat kerjasama antarpemain satu-satunya wakil Yogya di liga basket tertinggi tanah air itu. Apalagi tiga legiun asing mereka baru dua kali latihan bersama amunisi lokal.

Selama latihan Eboss menguliti kualitas para pemain pilihan Bima dengan program defense dan offense setengah dari setengah lapangan. Eboss juga memberi instruksi seluruh pemain agar tak mengurangi tenaga atau instensitas selama latihan.

Eboss cukup puas dengan kinerja para pemain asingnya yang sangat serius mengikuti latihan beradaptasi dengan tim. Devin Giliggan, legiun asing Bima Perkasa juga sama puasnya dengan atmosfer latihan.

Ia juga sudah tidak sabar debut di Bima Perkasa. "Saya senang bisa bermain di sini (Bima Perkasa) dan bakal memberikan yang terbaik bagi Kanca Bima (fans)," kata pemain yang masuk draft NBA tahun 2017 itu.

Meski sudah menunjukkan kualitasnya dalam latihan, tim harus menggelar uji coba untuk melihat kemampuan ketiganya merespon pertandingan. Dyah Ayu Pratiwi, Manajer tim mengamini Eboss bab uji coba ke Jakarta. uji coba melawan para pesaing mereka di liga jadi gambaran Blake dan Devin yang baru kali pertama bermain di Indonesia.

"Beda dengan David Seagers yang sudah empat kali bermain di Indonesia. Kami rencananya lawan Timnas juga tapi mereka ada jadwal yang tidak bisa ditinggalkan namun sudah ada gantinya. Prawira, SM, Pelita Jaya, dan Hangtuah datang juga ke Jakarta untuk bertemu kami," sambung Dyah Ayu Pratiwi. (Dezta Wasesa)

BERITA REKOMENDASI