Bima Sakti Kandidat Kuat Gantikan Luis Milla

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pengangkatan Bima Sakti sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia menggantikan nama Luis Milla yang belum jelas keberadaannya diklaim bisa lebih membawa sejumlah keuntungan. Persiapan Timnas Indonesia yang akan berjuang di Piala AFF 2018 dalam kondisi yang memprihatinkan. Kurang dari sebulan sebelum Piala AFF 2018 digelar pada 8 November sampai 15 Desember mendatang, Timnas Indonesia belum juga memiliki pelatih kepala.

Padahal persiapan Evan Dimas dan kawan-kawan bisa lebih maksimal jika memiliki pelatih kepala. Karena itu banyak desakan muncul agar PSSI segera membuat keputusan.

Apalagi PSSI sudah 'menyaksikan sendiri' kalau Milla yang semula dijadwalkan terbang dari Spanyol pada Rabu (17/10/2018) malam urung berangkat.

Berbagai pihak meganggap Bima yang menjadi asisten Milla dinilai layak untuk dipromosikan dan diangkat menjadi pelatih Timnas Indonesia. Hasil uji coba dalam tiga pertandingan terakhir menjadi salah satu faktornya.

Dalam tiga pertandingan persahabatan belakang yang merupakan FIFA matchday, Bima sukses memberikan dua kemenangan dan sekali imbang untuk skuat Garuda.

Waktu yang mepet dengan pelaksanaan Piala AFF 2018 membuat PSSI tidak memiliki banyak pilihan untuk memilih pelatih lain. Nama Bima Sakti menjadi satu-satunya yang bisa ditunjuk untuk diangkat sebagai 'nakhoda' Timnas Indonesia.

Pelatih kelahiran Balikpapan itu sudah hampir dua tahun belakangan bersama Milla sebagai asisten pelatih. Dengan melihat aspek tersebut, Bima dianggap sudah paham dengan konsep dan taktik Timnas Indonesia, materi latihan, komposisi pemain, hingga hapal pemilihan pemain saat pertandingan.

Bima menjadi satu-satunya pelatih yang tahu bagaimana meracik dan menyajikan permainan Timnas Indonesia, di luar Milla. (*)

BERITA REKOMENDASI