Bombardir Puerto Rico, Timnas Tak Mampu Cetak Gol

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Timnas Indonesia U-22 ditahan imbang Puerto Rico dengan skor 0-0 dalam laga ujicoba internasional di Stadion Maguwoharjo, Selasa (13/06/2017). Unggul ball possesion dan menciptakan banyak peluang berbahaya, timnas tetap tak mampu mencetak gol hingga laga usai.

Luis Milla memilih menurunkan komposisi yang hampir sama ketika dijamu Kamboja, hanya kali ini Rizaldi Hehanusa mengisi posisi bek kiri sementara Stefano Lilipaly berada gelandang serang. Kurnia Meiga masih dipercaya sebagai penjaga gawang sekaligus kapten ditemani kuartet back Fachrudin Aryanto, Bagas Adi Nugroho, Gavin Kwan dan Rizaldi Hehanusa.

Di tengah, Bayu Pradana bersama Hanif Syahbandi dan Stefano Lilipaly bahu membahu mensuplai bola untuk Irfan Bachdim, Saddil Ramdani dan Marianus Maryanto. Skema yang memang selama ini jadi andalan Luis Milla, 4-2-3-1.

Di awal babak, Indonesia mencoba menguasai pertandingan dan lebih terlihat berinisiatif menyerang. Namun Puerto Rico tak begitu saja membiarkan anak-anak timnas leluasa memainkan bola di bidang permainan mereka.

Timnas hampir saja unggul saat Mariyanto menerima umpan Lilipaly dan lepas dari jebakan offside. Sayang sepakan kerasnya masih mengenai kiper Puerto Rico, Cody Laurendi dan hanya menghasilkan sepakan pojok untuk timnas.

Tim tamu Puerto Rico juga sempat mengancam saat striker Hector Ramos mendapatkan umpan terobosan manis dari lini kedua. Beruntung Kurnia Meiga sigap menghadang keluar dari sarangnya.

Timnas yang seakan merespon berkembangnya permainan Puerto Rico lantas berusaha membalikkan keadaan. Di akhir babak, dua peluang emas tercipta saat sepakan bebas Lilipaly membentur mistar. Gavin Kwan yang berdiri bebas melepaskan rebound yang sayang sekali terbang tinggi di atas gawang Puerto Rico.

Akhirnya hingga wasit Sukhbir Singh dari Singapura meniup peluit babak pertama berakhir, tak ada gol tercipta. Skor pun bertahan 0-0 di paruh pertama.

Memasuki babak kedua, timnas mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Febri Haryadi dan Yabes Roni masing-masing menggantikan Saddil Ramdani dan Mariyanto untuk mempertajam serangan. Beberapa menit berjalan tepatnya menit ke-52 Irfan Bachdim hampir membuat timnas unggul kalau saja plessingnya tak dihalau Cody Laurendi yang bermain luar biasa malam ini.

Tak hanya itu, tujuh menit berselang Lilipaly yang mendapat umpan lambung manis dari Fachrudin lagi-lagi hampir membobol gawang Puerto Rico jika saja tembakannya tak melambung tinggi. Papan skor tak berubah tetap 0-0.

Tim tamu Puerto Rico malah berbalik mencatat peluang berbahaya tepatnya menit ke-65 saat Gerald Diaz mencetak gol ke gawang kiper pengganti, Satria Tama. Namun, wasit mengcall gol tersebut lantaran hakim garis mengangkat bendera tanda offside.

Milla kembali mencoba buat perubahan dengan memasukkan Gian Zola menggantikan Lilipaly di menit ke-70. Sepuluh menit berada di lapangan, Zola lagi-lagi menambah banyak jumlah peluang meleset timnas setelah sepakan kaki kiri menerima umpan Yabes yang mendapat kiriman crossing dari Febri melambung tinggi.

Tim tamu yang tampak ketinggalan ball posession coba membalas menyerang dengan sisa tenaga. Hector Ramos hampir membuat Maguwoharjo terdiam menit ke-89 jika saja sambarannya tak mengenai mistar gawang Satria Tama.

Di masa injury time, Febri lagi-lagi hampir menjadi pahlawan jika saja sepakan kaki kirinya tak diantisipasi kiper Puerto Rico. Papan skor tak berubah sampai 90+3 dan skor berakhir sama kuat 0-0. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI