Bona Simanjuntak Soroti Konsistensi Pemain

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – PSIM mampu mendulang poin positif saat menjamu Persigo Semeru FC di Stadion Sultan Agung (SSA) Senin (24/09/2018) sore dengan skor 2-0. Namun ternyata permainan anak-anak Laskar Mataram banyak menuai kritik terutama di babak kedua yang mana dinilai bertolak belakang dari agresivitas paruh pertama.

Hal tersebut ternyata juga diakui pelatih PSIM, Bona Simanjuntak saat sesi konferensi pers usai laga. Bona mengatakan pada babak kedua anak-anak PSIM tertekan dengan permainan menyerang Persigo yang ternyata memperagakan strategi berbeda dibanding babak pertama.

Baca juga :

Ismail-Fandy Cetak Gol, PSIM Kandaskan Semeru FC 2-0

Mantan Bek PSIM Tetap Berniat Curi Poin di SSA

“Persigo berani keluar di babak kedua, tapi di sisi lain kami terlalu banyak memainkan bola di bawah. Positif pass kurang, terlalu banyak passing negatif yang arahnya ke belakang. Mungkin anak-anak sudah nyaman dan menurunkan tempo tapi instruksi tetap untuk menekan,” ungkap Bona.

Pelatih berlisensi B AFC tersebut menilai ada inkonsistensi dalam permainan anak-anak PSIM hingga tidak mampu bermain dengan determinasi stabil sepanjang laga. Masalah inilah yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih menghadapi ketatnya sisa laga grup timur Liga 2 2018.

“Anak-anak masih belum bisa menjaga konsistensi selama 90 menit pertandingan. Ini yang masih harus ditingkatkan lagi dan jadi bahan evaluasi kami untuk laga kedepan,” sambung Bona.

Untuk sementara, PSIM naik ke posisi keenam dengan 25 poin meski tetap sangat mungkin turun lagi ke posisi tujuh klasemen setelah laga Blitar United esok hari. Terdekat, PSIM akan melawat ke kandang Persiwa di Cirebon 29 September 2018 mendatang. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI