Brajamusti Ditembak, Manajemen PSIM Siap Beri Bantuan Hukum

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Manajemen PSIM melalui CEO, Bambang Susanto mengutuk keras insiden penembakan suporter Brajamusti di kawasan Ngaran Balecatur Gamping Sleman usai dua pertandingan home di Mandala Krida melawan Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar beberapa hari silam. Manajemen Laskar Mataram pun siap memberikan bantuan hukum jika nantinya kasus tersebut dibawa ke ranah hukum.

Kepada wartawan Bambang mengungkap sudah mendengar peristiwa yang terjadi pada sekitar 11 anggota suporter Brajamusti. Menurut dia, PSIM akan memberikan dukungan penuh dan bantuan hukum ketika kasus tersebut akan dilaporkan ke kepolisian.

Baca juga :

9 Anggota Brajamusti Luka Tembak, 4 Jalani Operasi
PSIM Kalah Aji Santoso Tak Risau, Ternyata Ini Alasannya
PSIM Takluk di Mandala Krida

“Kami prihatin sekali, mengapa ada insiden seperti itu. Kami akan memberikan bantuan hukum untuk teman-teman suporter. Langkah apa saja yang bisa manajemen berikan akan kami komunikasikan lagi dengan teman-teman Brajamusti," ungkap Bambang Jumat (30/08/2019).

Bambang juga berharap kasus yang seharusnya tak perlu terjadi tersebut ditangani dengan cepat, tepat dan serius oleh pihak kepolisian. Manajemen pun mengapresiasi langkah suporter PSIM yang berkomitmen tidak akan membalas dan mempercayakan kelanjutan kasus pada aparat penegak hukum.

"Saya menghargai respon teman-teman suporter yang tidak membalas. Langkah untuk menyerahkan sepenuhnya ke hukum adalah jalan yang paling tepat. Harapannya ini yang terakhir kali terjadi,” tandas Bambang.

Sebelumnya diberitakan 9 suporter mengalami luka tembak dan lebam setelah insiden di kawasan Gamping tersebut. Sebelumnya seusai pertandingan kontra Persiba Balikpapan, tercatat dua orang juga mengalami luka tembak setelah terjadi insiden di lokasi yang juga berdekatan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI