CEO Dorna Akan Tinjau Ulang MotoGP di Catalunya

BARCELONA (KRjogja.com) – Media internasional akhir-akhir ini fokus memberitakan terkait referendum kemerdekaan Catalunya yang mulai diusung oleh aktivis pro-separatis setempat pada 1 Oktober 2017. Tentunya, gerakan separatis itu ikut memengaruhi dua turnamen penting, yakni Liga Spanyol dan MotoGP.

Bagi ajang MotoGP sendiri, gelaran balap premier class itu menunjuk Catalunya untuk menjadi tuan rumah seri ke-7 setiap musimnya sejak Grand Prix (GP) 2014. Catalunya sendiri pertama meramaikan kalender balap pada 1992.

Menanggapi masalah tersebut, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, ikut memberikan pernyataan terkait perhelatan MotoGP Catalunya. Ezpeleta sendiri tidak setuju jika Catalunya merdeka. Namun, ia menegaskan siap berdiskusi dengan pemerintah Catalunya terkait gelaran MotoGP di lintasan di wilayah Montmelo, Barcelona itu.

“GP Catalunya adalah balapan yang mengambil tempat di territorial Spanyol. Jika tidak bermasalah, itu adalah tontonan semua orang. Saya merasa Catalunya tidak akan merdeka,” ujar Ezpeleta, seperti dikutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (10/10/2017).

“Namun, Anda tetap harus melihat keadaan dan mendiskusikan masalah itu. Dorna punya kontrak dengan Sirkuit Catalunya, itu nantinya bergantung pada pemerintah setempat,” sambung orang nomor satu Dorna itu.

“Jika Anda ingin MotoGP Catalunya tetap berjalan sebagaimana yang ada hari ini, Dorna akan sangat senang. Namun kondisi sekarang berbeda, kami harus membicarakan lagi hal itu,” tutup Ezpeleta. (*)

BERITA REKOMENDASI