CEO PSIM ‘Tanting’ Suporter

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – CEO PSIM, Bambang Susanto menyampaikan pernyataan terbuka menyambut musim kompetisi Liga 2 tahun 2020. Mengaku sempat akan mundur di akhir musim lalu, Bambang menyampaikan harapan sekaligus tantangan bagi suporter PSIM untuk berbenah lebih baik di musim 2020.

Pernyataan terbuka tersebut diunggah melalui akun official PSIM, pagi ini. Berikut pernyataan resmi Bambang Susanto jelang musim 2020 :

Tidak terasa Liga 2020 akan segera dimulai musim lalu penuh dinamika suka, dan duka. Jujur, saya sempat ingin mundur dari PSIM setelah insideN pada partai terakhir yang sangat memalukan, danmemprihatinkan.

Saya tidak takut dengan rintangan atau pun kegagalan, karena itu bisa dijadikan pengalaman. Tapi jika berkaitan dengan kekerasan, saya sungguh sulit menerimanya.

Biasanya kekerasan terjadi karena provokasi, tapi pada insiden terakhir semua begitu mudah lepas kontrol tanpa ada provokasi berarti sekali pun. Mulai sekarang, mari kita berhenti mencari pembenaran atas tindakan yang merugikan semua elemen klub.

Segelintir orang yang melakukan kekerasan dan pengrusakan, tetap akan mencoreng nama baik kita. Saya berharap semua punya rasa memiliki yang tinggi, dan keinginan untuk menjaga klub ini, sehingga sama-sama mencegah segala keburukan, sekecil apa pun, demi nama baik bersama.

Jadi, tidak ada lagi diam membiarkan keburukan, apalagi ikut membesarkan kerusuhan. Mari sama-sama merenung, dan mencari solusi supaya klub ini maju dan bermartabat. Sampaikan kritik, berikan protes, dengan cara yang lebih elegan tanpa ada kekerasan, apalagi pengrusakan.

Manajemen terbuka untuk kalian, mari luangkan waktu untuk duduk bersama dan membicarakan keluh kesah kalian melalui perwakilan kelompok yang ada. Musim 2020 di depan mata, saatnya kita menjadi lebih baik, dan kembalimembangun citra klub ini. Salam AYDK.

Sebelumnya diberitakan, manajemen PSIM mulai melakukan persiapan dengan beraudiensi ke Pemkab Bantul terkait ijin peminjaman Stadion Sultan Agung (SSA). PSIM dipastikan tak bisa menggunakan Mandala Krida yang akan menjalani renovasi persiapan Piala Dunia U-20 2021. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI