CEO PSS Fatih Chabanto ‘Curhat’ : Tak Digaji PSS Sejak Maret

SLEMAN, KRJOGJA.com – Fatih Chabanto, pria yang sejak beberapa waktu lalu terdaftar sebagai CEO PSS meradang. Sejak Maret lalu, Fatih mengaku tak lagi digaji PSS padahal merasa masih terikat kontrak sebagai bagian dari tim Super Elang Jawa.

Melalui siaran pers tertulis, Kamis (13/8/2020) Fatih mengaku kecewa dengan Direktur Utama PT PSS, Marco Garcia Paulo yang tidak membayarkan gajinya sejak Maret 2020 lalu. Padahal, Fatih merasa masih terikat kontrak dengan PSS meski jabatan CEO ditiadakan saat perusahaan beralih kepemilikan saham mayoritasnya.

Sehari setelah RUPS, Fatih mengaku sempat berkomunikasi dengan Marco dan bertemu. Dalam pertemuan, Marco menjelaskan bahwa jabatan CEO ditiadakan namun setelah itu Direktur Utama tersebut justru minta agar Fatih ke Jakarta untuk membahas persoalan IPO dalam tiga tahun ke dapan serta pengembangan bisnis di Tahun 2020.

“Beberapa hari kemudian saya ke Jakarta via Bandung karena kebetulan ada pertandingan away PSS ke Bandung tanggal 15 Maret. Tiba di Jakarta, tak lama ada lockdown akibat pandemi Covid 19. Saat lockdown hubungan saya dengan Marco masih terjalin walaupun tidak intens. Tapi kemudian pada 20 April 2020, tiba-tiba saya mendapat Whatsapp dari asisten Marco, Glessen yang menyatakan bahwa mobil operasional CEO harus dikembalikan padahal mobil itu melekat pada CEO hingga akhir kontrak. Dalam kontrak jelas ada pasal bahwa CEO dapat mobil operasional,” ungkap Fatih.

BERITA REKOMENDASI