Cerita Bina Taruna FC, Dari Klub Desa hingga Tembus Liga 3 DIY

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Nama klub Bina Taruna FC dari Padukuhan Kweni Bantul kini mulai mendapat sorotan dari insan sepakbola DIY. Penyebabnya, klub yang terbentuk 13 Maret 2016 ini berani ikut berpartisipasi dalam kompetisi Liga 3 DIY 2021 ini.

Bina Taruna memiliki cerita menarik dalam perjalanannya, mulai dari berkompetisi di divisi terbawah kompetisi Askab PSSI Bantul, naik kasta hingga mendapat suntikan dana investor. Presiden Bina Taruna, Kartiko Mustikaningtyas mengatakan timnya harus menjalani dua tahun pra kompetisi sebelum masuk Divisi III Askab Bantul.

“2016 klub kami bentuk, atas inisiasi pemuda-pemuda di Kweni. Dua tahun pra kompetisi, masuk Divisi 3 lalu tahun ketiga akhirnya naik Divisi 2. Kami mendapat investor dari PT Karya Cipta Mulia yang punya misi sama, mengembangkan potensi sepakbola di Kweni dan Bantul,” ungkap Kartiko, Sabtu (18/9/2021).

Kesamaan visi misi akhirnya memantapkan pengurus mengubah nama menjadi Bina Taruna KMC FC, penggabungan dengan nama perusahaan investor klub. Bahkan, klub tersebut berani mengikuti kompetisi Liga 3 DIY dan telah disahkan dalam kongres tahunan Asprov PSSI DIY akhir Agustus lalu.

“Kami memenuhi persyaratan dan sudah disahkan. Saat ini kami mulai membentuk tim untuk Liga 3 juga Piala Soeratin U-17, U-15 dan U-13,” sambung pria yang juga mengantongi lisensi wasit nasional tersebut.

Menarik bagi Bina Taruna, untuk mengarungi Piala Soeratin, mereka berkolaborasi dengan sekolah sepakbola di DIY. Untuk usia 15 dan 17, mereka menggandeng Garuda Muda Mataram dan untuk U-13 mereka bersinergi dengan SSB Gama Yogyakarta.

“Kami memang mengusung semangat kolaborasi, memfasilitasi bakat-bakat di DIY yang harapannya mendapat ruang untuk berkembang. Bina Taruna KMC FC berharap bisa membawa manfaat untuk pembinaan sepakbola di Bantul dan DIY,” pungkas Kartiko. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI