Cerita Hatri Nurhandaya, Cetak Gol dari Tengah Lapangan Hingga Dipanggil Masuk PSIM

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Nama Hatri Nurhandaya mungkin kini tak lagi banyak dibicarakan pecinta sepakbola khususnya di Kota Yogyakarta. Namun di awal tahun 2000-an, Hatri menjadi salah satu pemain yang menjadi skuad utama PSIM menjuarai kompetisi Divisi I tahun 2005.

Hatri merupakan pemain asli Yogyakarta saat itu. Ia merupakan pemain binaan Indonesia Muda (IM) yang merupakan salah satu tim perkumpulan PSIM.

Kisah Hatri masuk ke PSIM terbilang sangat luar biasa. Siapa sangka, bek kanan gempal dengan sepakan gledek ini pernah gagal seleksi tepatnya di tahun 2004.

“Awal musim saya ikut seleksi, tapi tidak lolos. Kemudian waktu itu PSIM ujicoba dengan IM, saya shooting dari tengah lapangan dan masuk, kiper PSIM saat itu Andi Iswantoro. Skor akhir pertandingan 1-1 saat itu,” kenang Hatri saat berbincang dengan KRjogja.com.

Takdir Hatri bersama PSIM kemudian muncul pada putaran kedua musim 2004, saat terjadi pergantian pelatih dari Eren Pahelerang ke Sofyan Hadi. Saat itulah Hatri dipanggil masuk tim dengan status kontrak dan langsung bermain di tim utama.

“Saya ingat betul saat itu, saya ditelpon Pak Bambang KW (pelatih IM) diminta datang ke rumahnya. Di sana ternyata sudah ada Bang Sofyan Hadi sama Bang Maman Durachman,” sambung dia.

Perasaan Hatri kala itu sangat berkecamuk dan ternyata berbuah hal indah. Pelatih Sofyan Hadi menawarinya untuk bergabung langsung dengan tim dan ikut tur ke Jember.

“Seperti mimpi saat itu, cita-cita saya bermain di PSIM kok beneran terwujud. Saya dikontrak tanpa seleksi dan langsung ikut latihan dan main. Itu luar biasa sekali rasanya,” sambung pria yang kini bekerja di PDAM Yogyakarta ini.

BERITA REKOMENDASI