Covid-19 Melonjak, PSIM dan PSS Setuju Liga Ditunda

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PSIM dan PSS, wakil DIY di kompetisi profesional (Liga 1 dan 2) tak mempermasalahkan penundaan liga akibat kasus Covid-19 yang melonjak beberapa waktu belakangan. Kedua tim sepakat sisi kesehatan bersama tetap menjadi prioritas yang harus dikedepankan di masa pandemi saat ini.

Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro mengatakan penundaan merupakan pilihan terbaik yang harus diputuskan saat ini. Apalagi, kasus Covid kembali naik tak terkendali yang mengharuskan seluruh pihak mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Ya ini mungkin yang terbaik untuk Indonesia, bukan hanya sepakbola tapi untuk negara. Jadi, dengan pandemi yang tidak terkontrol ini sangat berbahaya untuk kemanusiaan, kalaupun tertunda ini yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” ungkap Kak Seto usai pertandingan ujicoba melawan Persekat Tegal, Selasa (29/06/2021).

Di tubuh PSS, Kim Jefferey Kurniawan mewakili tim menyampaikan bawasanya kesehatan menjadi yang terpenting di masa saat ini. Sebagai pemain, Kim menyatakan sangat ingin segera memulai berkompetisi dan berjuang bersama PSS, hanya saja situasi membuat stakeholder menjatuhkan pilihan terbaik untuk menunda liga.

“Sebenarnya kami sebagai pemain tentu inginnya kompetisi segera main. Tapi sekali lagi, kesehatan menjadi nomor satu. Kita sebenarnya sudah siap untuk kickoff tanggal 9, namun sekarang kami punya waktu lebih untuk mempersiapkan diri lagi,” ungkap Kim.

Sebelumnya, PT LIB dan PSSI mengumumkan penundaan liga melalui konferensi pers daring Selasa hari ini. Kompetisi diputuskan mundur hingga akhir Juli menimbang situasi pandemi Covid terkini di Indonesia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI