De Ligt Belum Bisa Atasi Lucas Moura

KALLANG, KRJOGJA.com – Matthijs De Ligt bisa dibilang salah satu bek terbaik di dunia saat ini. Buktinya, Juventus tidak segan mengeluarkan 85,5 juta euro (Rp1,33 triliun) untuk mendaratkan bek 19 tahun itu dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer kali ini.

Selain kukuh dalam bertahan, De Ligt juga bisa diandalkan untuk mengoyak jala gawang lawan. Postur tinggi menjulang yang mencapai 188 sentimeter merupakan senjata mematikan baginya. Hanya saja, ada satu pemain yang membuat De Ligt terlihat seperti bek medioker.
Pemain yang dimaksud adalah winger Tottenham Hotspur, Lucas Moura. Pesepakbola berpaspor Brasil itu mencetak hattrick saat Tottenham menang 3-2 atas Ajax di leg II semifinal Liga Champions 2018-2019. Berkat kemenangan itu, Tottenham lolos ke final karena unggul agresivitas gol tandang atas Ajax.Dalam laga tersebut, Lucas membuat De Ligt mati kutu. Gol kedua Lucas di laga tersebut yang tercipta pada menit 59, terjadi setelah De Ligt gagal menahan tembakan eks winger Paris Saint-Germain itu.

Kemudian pada menit 90+6, Lucas berhasil mencetak hattrick setelah memenangi duel atas De Ligt. Saat itu, De Ligt kalah cepat dari Lucas, sehingga winger berkepala plontos itu berhasil melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Ajax.

Ternyata tidak sampai di situ kegetiran yang diberikan Lucas kepada De Ligt. Pada Minggu 21 Juli 2019, De Ligt menjalani debut bersama Juventus dan dirinya dipertemukan dengan Tottenham yang diperkuat Lucas di ajang International Champions Cup (ICC) 2019.

De Ligt masuk di menit 63 untuk menggantikan Leonardo Bonucci. Apes bagi De Ligt, baru dua menit berada di lapangan, gawang Juventus sudah kebobolan. Saat itu, Tottenham mencetak gol lewat aksi si pemberi mimpi buruk De Ligt, Lucas.

Memanfaatkan umpan Tanguy N’Dombele, tendangan Lucas gagal diantisipasi kiper Juventus, Szczesny. Singkat kata, Tottenham menang 3-2 atas Juventus, skor yang sama seperti saat mereka menyingkirkan Ajax di semifinal Liga Champions 2018-2019. Karena itu, Lucas bak mimpi buruk bagi De Ligt dalam beberapa bulan terakhir.

 

BERITA REKOMENDASI