Derby Yogyakarta di Liga 2, Kedewasaan Suporter Jadi Pertaruhan

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Liga Indonesia Baru merilis pembagian grup Liga 2 2018 di laman resminya Senin (09/04/2018) malam.  Dalam informasi yang disampaikan, cukup tidak biasa karena dua saudara satu daerah yakni PSIM dan PSS bakal bertarung dalam satu grup di Grup Timur. 

Operator liga melalui Chief Operating Officer Tigorshalom Boboy mengatakan pembagian grup Liga 2 tahun 2018 didasarkan pada letak geografis tim. “Pertimbangan utama penentuan grup adalah posisi geografis tim,” ungkapnya. 

Istimewa bagi PSS dan PSIM, Liga 2 tahun ini agaknya bakal berlangsung seru karena keduanya praktis tak lagi bertemu dalam satu grup sejak bebetapa tahun kebelakang. Terakhir, kedua tim berada dalam satu grup pada kompetisi Divisi Utama (setara Liga 2) tahun 2009 lalu. 

Laga yang mempertemukan kedua tim pasti akan begitu dinantikan suporter dan masyarakat Yogyakarta. Apalagi bumbu rivalitas yang selama ini mengiringi langkah maju baik Laskar Mataram maupun Super Elang Jawa. 

Namun, para suporter tampaknya harus berpikir lebih luas lagi saat ini. Pasalnya, operator liga memberlakukan sanksi tegas apabila ada pertandingan yang berjalan tidak dengan semestinya. Apalagi, saat ini pasca tak ada peran anggaran daerah dan tim harus mencari penghidupan sendiri, pemasukan dari tiap laga menjadi ‘nafkah’ utama bagi peserta Liga 2. 

Berikut tim yang berlaga di grup timur : 

1. PSIM
2. PSS
3. Mojokerto Putra
4. Madura FC
5. Blitar United
6. Persegres Gresik
7. Persiba Balikpapan
8. Kalteng Putra
9. Martapura FC
10. Persigo Semeru FC
11. Persiwa Wamena
12. PSBS Biak 

(Fxh)

BERITA REKOMENDASI