Diimbangi Madiun Putra 1-1, PSS Gagal Menang di Home Terakhir

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Laga kandang terakhir PSS Sleman di Maguwoharjo, Sabtu (27/8/2016) sore berlangsung seru. Namun sayang, di laga sarat emosi untuk mengenang Supardjiono tersebut, PSS gagal meraih poin penuh dan tertahan dengan skor 1-1.

Babak pertama PSS bermain dengan cukup lambat dengan mencoba membangun serangan melalui dua wingernya yakni Dicky Prayoga dan Tri Handoko. Aliran di lini tengah ini tampak kurang bervariasi dengan hanya menempatkan Busari dan Oya Winaldo sementara Dave Mustain bermain lebih kedepan.

Beberapa peluang untuk PSS sempat tercipta di babak pertama melalui tendangan spekulasi Dicky Prayoga dan Busari. Namun sayang penjaga gawang Madiun Putra Endang Subrata masih sigap mengamankan bola keluar dari gawang.

Permainan PSS baru terlihat hidup saat Dirga Lasut masuk di akhir babak pertama menggantikan Tulus Saptianto. Oya yang dipindah ke posisi bek kiri membuat Dirga leluasa berkreasi di lini tengah bersama Busari, namun sayang tetap tak ada gol tercipta di paruh pertama.

Memasuki babak kedua, anak-anak Sleman semakin gencar menyerang ke pertahanan Madiun Putra. Hasilnya beberapa peluang tercipta yang diakhiri gol dari kapten PSS, Busari menit ke-50 melalui sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok Dicky Prayoga.

Lepas gol, PSS terus menyerang dan hampir saja menambah skor melalui sontekan Rizky Novriansyah. Beruntung tiang gawang masih menyelamatkan Madiun Putra dan tak mengubah papan skor.

Alih-alih menambah skor, PSS malah kecolongan gol setelah Madiun Putra berhasil menyamakan skor menit ke-80 melalui sepakan kaki kiri Erol Simunapendi. Malahan, tim tamu hampir saja berbalik unggul setelah serangan balik Madiun Putra melalui strikernya Candra Waskito tipis melewati mistar Agung Prasetyo.

Hingga akhir laga, tak ada lagi gol tercipta baik dari PSS maupun Madiun Putra. Pertandinhan pun berakhir imbang 1-1 dan masing-masing tim berbagi poin 1.

Pelatih PSS Seto Nurdiantoro mengaku kurang puas dengan hasil akhir pertandingan. Namun demikian, ia tetap mensyukuri dan meminta anak asuhnya menatap kedepan untuk laga-laga berat di babak 16 besar.

"Pertandingan 16 besar jauh lebih berat lawannya dan kami akan persiapkan dengan baik. Apapun hasil hari ini kami tetap bersyukur dan perjalanan masih panjang kedepan," ungkapnya.

Sementara Nova Arianto pelatih Madiun Putra mengaku cukup puas dengan permainan anak asuhnya. "Anak-anak tampil bagus dan mentalnya terlihat, kami bersyukur bisa curi poin di Sleman," terangnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI