Ditahan Imbang di Kandang, Persebi Masih Optimis Lolos

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Persebi Boyolali gagal memenuhi target dalam leg pertama pertandingan Liga 3 PSSI Regional Jawa 2019 setelah ditahan imbang Persekat Kabupaten Tegal 1-1, di Stadion Pandan Arang, Boyolali, Kamis (28/11/2019) kemarin. Agar bisa lolos dari fase knowck out ini, Persebi harus mampu menahan minimal imbang lebih dari satu gol saat melawat di kandang Persegal, 2 Desember nanti. 

Meski menguasai lini tengah, namun pola serangan dengan mengandalkan umpan jauh selalu berhasil dinetralisir lini belakang Persegal. Alih-alih mencetak gol, Persebi tertinggal lebih dulu pada menit 31 melalui titik pinalti yang dieksekui Sahrudin Irawan, setelah salah satu pemain Persebi handsball di kotak enam belas. Persebi baru bisa membalas di menit 54 melalui Bayu Andra Cahyadi melalui sundulan kepala, memanfaatkan sepakan bola mati dari sisi kiri gawang Persekat.

Hasil ini mengingatkan pertemuan keduanya di babak delapan besar regional Jawa Tengah pada fase sebelumnya, dimana Persebi ditahan imbang 1-1 di kandang dan meraih hasil kaca mata 0-0 di kandang Persekat. 

Pelatih Persebi, Ahmad Sukisno, tak bisa menyembunyikan kekecewaan tak bisa memenuhi target menang. Ia mengakui, strategi yang diterapkan dengan menekan sejak awal tak berjalan mulus. Alur dan distribusi bola macet saat mendekati garis pertahanan lawan. Menurutnya, faktor kelelahan dari beberapa pemain kunci membuat strategi tak berjalan seperti yang diharapkan. 

"Tiga pemain, yakni dua pemain pra-PON DIY dan satu pemain pra-PON Jateng baru lembali ke tim setelah melakoni uji coba‎ dua hari lalu. Banyak pemain yang kelelahan," katanya. 

Namun ia tetap optimis bisa menang di pertandingan ke dua nanti agar bisa tetap maju ke fase selanjutnya. Masih ada dua hari untuk evaluasi pertandingan sebelum melawat ke Tegal. 
"Kami tetap optimis bisa menang di kandang Persegal. Masih ada waktu untuk pembenahan," katanya. 

Pelatih Persegal, Lukman Afif mengaku puas dengan hasil yang didapat, meraih hasil seri dan mampu mencetak gol di kandang lawan. Meski ia secara efektif baru melatih sepekan sebelum pertandingan ini menggantikan pelatih Persegal sebelumnya, namun instruksinya diterapkan dengan baik oleh pemainnya.  Hasil seri ini mempertebal optimismenya akan bisa lolos ke babak selanjutnya. 

‎"Ini modal bagus. Sangat optimis bisa lolos, sebab pertandingan ke dua nanti kita bermain di kandang," tandasnya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI