Dua Kartu Merah, Penalti Riskal Menangkan PSIM dari PSCS

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – PSIM mengalahkan PSCS dalam laga ujicoba melawan PSCS di Stadion Sultan Agung, Sabtu (31/3/2018) sore melalui gol penalti Riskal Susanto di perpanjangan waktu babak pertama. Laga sendiri sempat diwarnai dua kartu merah untuk pemain masing-masing tim.

Pelatih Erwan Hendarwanto tampaknya memenuhi janjinya mempertahankan 80 persen pemain seperti saat bertandang ke Cilacap. Hanya penjaga gawang dan winger yang berubah di mana Erwan memasang Ivan Febrianto serta Arif Tumin terlebih dahulu.

Pertandingan berjalan cukup menarik di awal babak di mana kedua tim bermain terbuka sehingga peluang beberapa kali tercipta. Namun, kurangnya penyelesaian akhir dari tuan rumah ternyata masih menjadi masalah sehingga tak terjadi gol hingga 45 menit laga berjalan. Pun begitu dengan tamu yang mencatat beberapa peluang meski berhasil digagalkan Ivan Febrianto.

Beruntung bagi PSIM karena memiliki winger lincah macam Arif Tumin yang membuahkan hadiah penalti setelah penetrasi ke kotak 16 terpaksa dihadang dengan ilegal oleh pemain PSCS. Riskal Susanto yang maju menjadi algojo sukses melaksanakan tugas dan membuat babak pertama berakhir 1-0 untuk PSIM.

Di babak kedua, wasit terpaksa mengeluarkan beberapa kartu kuning lantaran permainan menjurus kasar lantaran tensi meninggi. Puncaknya menit 65, pemain PSIM Arif Kurniawan diusir keluar lapangan mengikuti kemudian Crah Eka Angger bagi PSIM menit 69.

Erwan sempat menjajal beberapa pemain untuk menyegarkan pola permainan. Namun sayang tak ada gol tambahan tercipta hingga 90 menit laga berakhir.

Kepada wartawan usai laga, Erwan mengaku ada progres positif dari timnya setelah menjalani dua laga ujicoba. Meski belum signifikan namun Hendika Arga dkk dirasa mampu memperbaiki organisasi tim selama pertandingan.

“Ada progres dibanding pertandingan pertama di Cilacap tapi memang belum signifikan. Organisasi juga mulai membaik meski saat masuk 1/3 pertahanan lawan masih sering tersendat,” ungkap Erwan.

Sementara hasil kemenangan 1-0 masih belum membuat Erwan puas dan akan melakukan pembenahan sebelum Liga 2 dimulai. Rotasi posisi yang belum dilakukan hingga kreativitas mencipta peluang menjadi gol masih akan terus dipush tim pelatih.

“Kamu belum menciptakan gol melalui skema open play, di lini pertahanan juga masih sering salah koordinasi dalam mengantisipasi bola-bola panjang dari lawan termasuk jarak antar lini saat menyerang maupun saat bertahan masih jauh. Sementara kondisi kebugaran juga masih 60% blm bisa bermain konstan 90 menit. Tapi inilah proses yang harus dijalani karena membentuk tim tidak bisa dengan instan,” tandasnya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI