Duel Ketat di Tridadi, Mataram Utama vs Persiba Berakhir Tanpa Gol

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Laga bigmatch Liga 3 DIY antara Mataram Utama melawan Persiba Bantul, Sabtu (20/11/2021) berakhir imbang tanpa gol. Pertandingan ketat diwarnai dua kartu merah untuk pemain kedua tim yakni Mus’ab untuk Persiba dan Martua Sandeni Sidabutar untuk Mataram Utama.

Mataram Utama dan Persiba Bantul bermain terbuka sejak awal pertandingan. Pemain Mataram Utama mencoba membangun serangan dari bawah sementara Persiba yang tampak unggul pengalaman secara tim mengimbangi duel di lini tengah.

Persiba di babak pertama lebih banyak menciptakan peluang berbahaya. Namun belum ada satupun yang berbuah gol.

Sayang bagi Persiba, di akhir babak pertama, gelandang mereka Mus’ab harus mandi lebih awal. Kartu kuning kedua harus diterima setelah ia dengan sengaja menghalau bola menggunakan tangan.

Mataram Utama yang unggul jumlah pemain berusaha menguasai jalannya pertandingan babak kedua. Di sisi lain, Persiba juga tetap berusaha tetap bermain positif dan menunjukkan kualitas kematangan antar lini.

Menit 63, giliran Mataram Utama yang harus bermain dengan 10 pemain setelah Martua Sandeni Sidabutar mendapat kartu kuning kedua. Permainan kembali seimbang, meski tempo permainan terlihat menurun.

Mataram Utama lebih menekan di akhir babak, sementara kiper Persiba, Ivan Febrianto banyak mengulur waktu. Mataram Utama sempat menciptakan peluang berbahaya melalui sepakan bebas Aruna Brama Siwi dan Harry Kusuma Suarez namun sayang tak ada gol tercipta.

Sepanjang 90 menit pertandingan, laga berjalan dengan sangat ketat terbukti dengan dua kartu merah untuk pemain Persiba dan Mataram Utama. Hingga wasit Nuryadi meniup peluit usai, tidak ada gol tercipta sehingga pertandingan berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Usai laga, asisten pelatih Mataram Utama, Johan Arga mengaku cukup kecewa dengan hasil akhir draw. Namun begitu, ia memberi kredit bagi seluruh pemain yang tetap kompak meski menghadapi Persiba yang secara tim lebih matang.

“Hasil akhir belum sesuai harapan, namun kami tetap apresiasi perjuangan seluruh pemain hari ini. Bek kami tampil luar biasa meski belum bisa mencetak gol di depan. Kami akan perbaiki, ada waktu 10 hari akan kami maksimalkan,” ungkapnya.

Sementara, pelatih Persiba, Suwandi HS juga menilai hasil imbang bukan merupakan tujuan awal mereka bertanding kali ini. Namun, ia menilai bisa menahan imbang Mataram Utama adalah hasil baik terlebih mereka bermain dengan 10 pemain sejak jeda babak.

“Secara hasil kami kecewa namun ini yang terbaik dari anak-anak dalam pertandingan kali ini. Kami akan berusaha lebih lagi di pertandingan sisa karena persaingan di Grup A ini luar biasa. Kami akan fokus di sini dulu baru memikirkan ke depan (lolos nasional),” ungkap Suwandi.

Di pertandingan lain, Persig Gunungkidul menang atas HW UMY dengan skor akhir 2-1. Klasemen sementara Persiba berada di posisi pertama dengan 4 poin, diikuti Mataram Utama di posisi kedua dengan 4 poin, Persig Gunungkidul posisi ketiga dengan 3 poin, diikuti HW UMY dan JK United yang masih belum mendapat poin. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI