Edy Rahmayadi Siap Jadikan PSSI Profesional

JAKARTA (KRjogja.com) – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi menegaskan bahwa dirinya akan menerima apa pun pilihan voter dan tidak akan mempermasalahkan jika akhirnya tidak terpilih dalam kongres PSSI yang rencananya digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 17 Oktober 2016.

Edy mengaku akan menjunjung tinggi fair play sesuai dengan slogan sepakbola selama ini.   Meski misalnya nanti dalam kongres tersebut tidak terpilih, tetapi ia mengaku tetap komit  komit memajukan dunia sepakbola Indonesia.  

"Mau jadi ketua atau tidak, saya tetap bermain dan mendukung sepakbola. Jadi ketua PSSI. Ayo. Voter silakan mencalonkan saya. Tapi dengan satu syarat, jangan minta apa-apa dari saya. Apapun itu bentuknya dari saya,” ujar Edy dalam acara ramah tamah Pangkostrad dengan wartawan olahraga di Makostrad, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, Edy Rahmayadi resmi mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2016-2020. Edy maju sebagai Caketum PSSI setelah mendapatkan dukungan dari Kelompok 85.

Sosok Edy sebelumnya memang digadang-gadang akan bersaing dalam pemilihan Ketum PSSI. Beberapa anggota PSSI, secara terang-terangan mendukung pencalonan Edy. Persipani Paniai, Persinta Intan Jaya, Persigubin Gunung Bintang, Persiyali Yalimo, Kaimana FC, Persikos Kota Sorong, dan Asosiasi Provinsi PSSI Papua Barat, bersama-sama menjagokan Edy untuk maju sebagai Ketum PSSI.

Dalam kesempatan yang sama, Edy menyatakan keinginannya untuk menjadikan PSSI sebagai organisasi sepakbola yang profesional dan bermartabat. Dan, dia juga memaparkan programnya jika terpilih sebagai Ketum PSSI.  Pembinaan usia dini, menjadi program jagoannya. Pria asal Sumatera Utara ini akan membagi kategori pembinaan usia dini mulai dari usia 15 tahun.

Kemudian, Liga Nusantara akan dijadikan kompetisi pemain U-19. Gagasan Edy lainnya adalah menjadikan Divisi Utama sebagai kompetisi pemain usia 23 tahun. "Saya mau jadi Ketum PSSI. Masa lalu, adalah pengalaman yang harus dievaluasi agar ke depannya lebih baik. Kalau terpilih, saya bakal menjalankan PSSI dengan profesional dan bermartabat," katanya. (Fon)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI