Evra Mengaku Korban Petinggi Man United

PARIS, KRJOGJA.com – Patrice Evra telah memutuskan gantung sepatu belum lama ini setelah tidak memiliki klub lagi usai dilepas West Ham United pada 31 Mei 2018. Evra adalah sosok yang amat terkenal di dunia sepakbola terutama saat membela Manchester United.

Pria berpaspor Prancis itu tujuh setengah musim membela Man United sejak 10 Januari 2006 hingga 21 Juli 2014. Evra pergi dari Man United untuk pindah ke Juventus dengan meninggalkan tanda tanya besar. Setelah pensiun Evra membongkar saat-saat terakhirnya di Man United.

Pada akhir musim 2013-2014, Evra sejatinya ingin pergi meninggalkan Man United karena kontraknya habis dan alasan keluarga. Evra yakin semua petinggi Man United tahu keputusannya itu. Akan tetapi, CEO Man United, Ed Woodward, justru memberikan perpanjangan kontrak dengan durasi satu tahun untuk Evra.

Evra cukup kesal karena merasa dikhianati Woodward. Evra menilai Woodward memainkan skenario yang membuat citranya buruk untuk fans Man United karena pindah setelah memperpanjang kontrak. Padahal, para petinggi Man United tahu bahwa Evra ingin pindah sebelum menerima perpanjangan kontrak. Evra berharap Woodward memberikan penjelasan kepadanya secara langsung tetapi hal itu tak pernah terjadi.

“Saya sedang makan malam di Dubai pada hari ulang tahun saya dan mendapat pesan singkat dari agen saya. Dia mengatakan kepada saya untuk pergi ke suatu tempat yang tenang dan mengirimi saya pesan dengan pernyataan dari United yang mengatakan mereka senang untuk memperbarui kontrak saya untuk satu tahun lagi. Saya menjadi gila, saya benar-benar kecewa,” papar Evra, seperti yang dikutip dari Goal, Rabu (31/7/2019).

"Saya menelepon Ed (Woodward) dan bersumpah di telepon, bahkan mengancamnya. Dia bilang saya tidak bisa bicara dengan direktur sepakbola seperti itu dan dia akan baik-baik saja pada saya. Beberapa orang tidak akan mengerti mengapa Ed melakukannya tetapi saya mengerti. Dari para pemain senior saya adalah satu-satunya yang ingin ia pertahankan bahkan David Moyes telah mengatakannya sebelum ia dipecat,” tambah Evra.

“Mereka berkata kepada Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, kami tidak membutuhkan Anda lagi, tetapi di ruang ganti Anda membutuhkan karakter. Saya mengerti Ed, tetapi saya tidak mengerti mengapa dia mengkhianati saya. Dia seharusnya memanggil saya untuk menjelaskan,” pungkasnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI