Gagal Lolos 8 Besar, Suporter PSS ‘Amuk’ Manajer Tim

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kekecewaan mendalam tampak di wajah ribuan suporter PSS yang hadir di Stadion Maguwoharjo Selasa (10/10/2017). Meski tim kebangaannya menang 2-1 atas Persis, namun impian lolos ke delapan besar apalagi naik ke Liga 1 harus terkubur bersama raihan poin 8 yang dikoleksi sepanjang babak 16 besar. 

Usai melantunkan lagu “Sampai Kau Bisa”, puluhan suporter nekat turun ke lapangan dan berupaya berbicara dengan Manajer Tim PSS dr Arif Juliwibowo. Namun, petugas keamanan berhasil menghalau sebelum akhirnya semakin banyak suporter turun. 

Melihat situasi memanas, tim PSS pun dievakuasi menuju ruang ganti bersama para pemain lainnya meski terlihat sempat terkena bogem mentah dan tejatuh. Para suporter pun terlihat kecewa di mana banyak yang menangis di pagar pembatas menuju ruang ganti pemain. 

Para suporter juga terus bernyanyi melantunkan lagu “Sleman Till I Die” dan berusaha terus menemukan manajemen untuk diminta mempertanggungjawabkan kegagalan lolos ke delapan besar. Aksi para suporter ini akhirnya mereda sekitar 30 menut kemudian dan membubarkan diri. 

Manajemen maupun pelatih PSS belum memberikan keterangan resmi pada wartawan terkait hasil pertandingan maupun komentar tidak lolosnya PSS ke babak delapan besar Liga 2. Pelatih PSS, Freddy Mulli juga tidak muncul ketika sesi konferensi pers usai laga. 

Laga PSS versus Persis sendiri berakhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Namun, lantaran PSPS menang 4-0 melawan Cilegon United maka PSS gagal lolos ke delapan besar. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI