Gala Siswa Indonesia Resmi Digulirkan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Guna mendorong kualitas sepak bola Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Gala Siswa Indonesia (GSI) pada 2018.  GSI merupakan pertandingan sepak bola seluruh Indonesia yang diikuti oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh kecamatan di Indonesia.
 
Demikian Dirjen Dikdasmen Hamid Muhammad di Jakarta ,Rabu (30/5 2018) malam. GIS diikuti oleh 10.761 siswa SMP di 34 provinsi di Indonesia dengan 4.151 pertandingan. Dari 34 provinsi yang meliputi 247 kabupaten/kota, 1.975 kecamatan, dan sebanyak 10.761 SMP yang ikut (jumlah siswa per tim sebanyak 18 orang).
 
BACA JUGA :
 
 
 
 
"Rapat Gala Siswa Indonesia tingkat SMP dilaksanakan sampai besok di Jakarta, diikuti 102 peserta yang meliputi dinas pendidikan provinsi, KONI provinsi, dan asprov," tuturnya menambahkan.
 
Hamid menambahkan GSI telah disosialisasikan kepada sejumlah dinas pendidikan daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota.  "Telah diluncurkan dan disosialisasikan kepada 514 kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan 34 kepala dinas pendidikan provinsi," ujarnya.
 
GSI turut mendapat apresiasi dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Terlebih hal ini jadi pembahasan khusus di rapat kabinet terbatas. Menurut dia, GSI adalah bagian dari percepatan kemajuan sepak bola.  "Bahwa ini sebetulnya dari tindak lanjut dari rapat kabinet terbatas. Itu 'kan berarti mendesaknya untuk percepatan pembangunan sepak bola mendatang. Oleh karena itu, Mendikbud yang punya basis massa. Oleh karena, kami memprakarsai melalui  SMP. Mengapa mulai SMP? Karena punya peluang besar yang ingin pembinaan lebih lanjut," ucap Muhadjir menjelaskan.
 
Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, menyambut baik penyelenggaraan GSI. "Apa yang diupayakan oleh Kementerian Pendidikan adalah upaya investasi ke depan. Sepak bola terlalu besar jika hanya diurus PSSI. Kami titipkan visi dan misi, 3 hal yang didorong: disiplin, fair play, dan respect. Sukses penyelenggaraan ini PSSI support penuh GSI," ungkap Joko.
 
Dalam penyelenggaraan GSI, Kemendikbud juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan konsultasi asal Jerman, Deutsche Gesellschaft fur Internasionale Zusammenarbiet (GIZ). "GIZ akan melakukan kerja sama dengan Kemendikbud selama setahun terhitung dari 1 Juni 2018. Ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pendidikan karakter," pungkas Hamid. (Ati)

BERITA REKOMENDASI