Gama, Wakil DIY Telan Kekalahan Pertama

Editor: Ivan Aditya

BANTUL (KRjogja.com) – Satu wakil DIY di Liga Nusantara Nasional Gama FC menelan kekalahan di laga perdana babak 32 besar nasional grup H melawan PSN Ngada di Stadion Sultan Agung Sabtu (19/11/2016) malam. Anak asuhan Iksan Fajar Pranoto terpaksa mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 0-2.

Pertandingan berjalan cukup seru sepanjang babak pertama. Namun pada lima menit awal pertandingan sempat terhenti sekitar 15 menut karena lampu Stadion Sultan Agung tiba-tiba padam lantaran permasalahan genset.

Tim tamu PSN Ngada mengandalkan kecepatan dan kekuatan khas Indonesia timur sementara tim Gama berusaha mengimbangi dengan permainan umpan-umpan pendek. Tidak ada gol tercipta pada 45 menit pertama meskipun PSN Ngada sempat mencetak gol yang kemudian dianulir wasit Nur Arifin dari Jawa Timur yang menganggap pemain Ngada berada dalam posisi offside.

Di babak kedua, Ngada yang mengandalkan umpan-umpan lambung ke target men Oktavianus Wou Pone tampil lebih trengginas. Puncaknya pada menit 68, Anselmus Dhewa berhasil merobek gawang Gama yang dikawal Irfan Wahyu melalui skema umpan tarik dari sisi kanan.

Gama yang berusaha bangkit lantas memasukkan beberapa nama senior yang pernah berkiprah di PSIM Yogyakarta yakni Wahyudianto, Harminanto dan Wawan Sucahyo. Beberapa kali skema serangan mulai terlihat namun sayang tim tamu memiliki tembok tebal yakni Euginus Gata dan Ferdinandus yang membuat serangan Gama mentah.

Tim tamu yang terus mengandalkan umpan lambung ke jantung pertahanan Gama malah berhasil menambah keunggulan menit ke-84 melakui solorun Yohanes Christoforus memanfaatkan umpan heading Oktavianus Wou Pone. Pemain belakang Gama yang dikomando Reja Putra Jaya dan Andhika Kurniawan tak mampu mengejar lari pemain tersebut yang dengan cukup mudah membobol gawang Irfan untuk kali kedua. Di sisa laga, Gama berusaha keras mencetak gol namun sayang skor akhir tak berubah tetap 0-2 untuk PSN Ngada.

Manajer Gama FC Ardhianto Baskoro mengaku cukup kecewa dengan kekalahan timnya di pertandingan pertama. Namun demikian, keyakinan lolos masih dipegang teguh lantaran masih ada dua pertandingan sisa melawan Persipal Palu dan Pelangi Utara.

"Kami kecewa dengan hasil akhir hari ini, namun ini jadi pelajaran berharga untuk perjalanan tim kedepan. Masih ada dua pertandingan sisa dan kami akan berusaha keras memenangkan untuk lolos ke fase selanjutnya," ungkap Koko. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI