Hadapi Madiun Putra, PSS Kenang Supardjiono

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Laga sarat emosi akan tersaji di Stadion Maguwoharjo kala PSS menjamu tamunya Madiun Putra, Sabtu (27/08/2016). Bukan aroma persaingan antar kedua tim kali ini, namun memorial pecinta sepakbola Sleman akan sosok almarhum Supardjiono yang meninggal dunia karena serangan jantung beberapa hari lalu.

Paman Parji, begitu almarhum Supardjiono kerap disapa merupakan salah satu direksi PT PSS sekaligus sosok sentral di tubuh tim kebangaan warga Sleman ini pada beberapa musim terakhir. Meskipun sempat mendapatkan sanksi saat insiden sepakbola ‘gajah’ namun sosok Pardji tetap dianggap sangat berjasa bagi tim.

Melalui akun resminya @BCSxPSS_1976 suporter PSS, Brigata Curva Sud (BCS) bahkan telah menyiapkan seremonial untuk melepas kepergian almarhum Supardjiono. Mereka mempersiapkan koreo khusus dan meminta anggotanya membawa setangkai bunga untuk persembahan terakhir pada almarhum yang dikenal memiliki dedikasi tinggi untuk PSS.

Pakaian serba hitam pun akan dikenakan para suporter untuk tanda berkabung atas almarhum Supardjiono. Di dalam lapangan, tim PSS juga akan menanggalkan jersey hijau kebanggan saat berlaga di kandang, mereka akan mengenakan kostum ketiga yang berwarna hitam-hitam sebagai bentuk dukacita.

Ini merupakan laga home terakhir bagi PSS dalam Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016. Laga sendiri akan dimulai pukul 15.30 WIB di mana panpel mencetak 25 ribu lembar tiket.

"Kami akan mengenakan jersey ketiga kami dalam pertandingan nanti. Ini merupakan bentuk rasa berkabung kami dan kami berdoa untuk beliau," ungkap manajer PSS Arif Juli Wibowo. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI